Tak butuh waktu lama, sekitar pukul 08.40 WIB, sebanyak tiga unit armada mobil pemadam kebakaran gabungan yang terdiri dari tim PT Sukun, BPBD Kabupaten Kudus, hingga Satpol PP Kabupaten Kudus tiba di lokasi untuk melakukan penanganan secara masif.
Petugas gabungan bersama warga sekitar lantas berjibaku menembus kepulan asap demi memadamkan titik api agar tidak makin meluas merembet ke bangunan utama pemukiman.
Setelah proses pemadaman intensif yang memakan waktu kurang lebih selama 50 menit, amukan amuk si jago merah akhirnya berhasil dijinakkan secara total pada pukul 09.30 WIB.
AKP Siswanto memastikan bahwa dalam musibah kebakaran melanda rumah warga Besito ini tidak sampai menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.
BACA JUGA: Pasar Loak di Tengah Kota Kebumen, Surga Barang Bekas dari Perabot hingga Sepeda Onthel
BACA JUGA: Dapur Penggorengan Kerupuk Terbakar, Damkar Tegal Berjibaku Cegah Api Meluas
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, sejumlah perabotan rumah tangga yang berada di dalam dapur dan gudang ikut terbakar," terangnya secara rinci.
Adapun dari hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi, amukan api diduga kuat dipicu oleh kelalaian korban yang ceroboh meninggalkan tungku perapian kayu bakar dalam keadaan masih menyala membara.
Atas kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau keras kepada seluruh lapisan masyarakat agar menjadikan peristiwa ini sebagai iktibar dan pelajaran berharga untuk tidak pernah meninggalkan aktivitas memasak berbasis kayu bakar tanpa pengawasan.