30 Menit Gibran di SDN Pasusukan Bawang Batang

Senin 28-09-2026,13:06 WIB
Reporter : Bakti Buwono
Editor : Ismail F

Pria berusia 46 tahun itu sempat menjalani perawatan di rumah sakit.

“Saya enggak kuat, dirujuk,” kata Sujiyatmo.

Saat itu, fasilitas perawatan di Bawang disebut sudah penuh. Sujiyatmo kemudian dibawa ke RSUD Limpung

Ia tiba di rumah sakit pada Rabu sore.

Dua malam ia menjalani perawatan. Sujiyatmo akhirnya diperbolehkan pulang pada Jumat.

Namun, pulang bukan berarti tubuhnya langsung pulih.

Ia masih merasakan lemas. Sesekali perutnya juga masih terasa nyeri.

“Sampai saat ini masih merasakan lemas. Kadang perut masih terasa nyeri,” ujarnya.

Sujiyatmo mengatakan dirinya menyantap menu telur. Telur tersebut disajikan bersama saus.

Menu itu merupakan bagian dari makanan MBG yang diterima di sekolah.

Ia tidak melakukan pencicipan sebelum makanan dibagikan.

Guru dan siswa biasanya menyantap makanan pada waktu yang sama.

Pengalaman itu meninggalkan rasa trauma bagi Sujiyatmo. Ia mengaku belum berani mencoba makanan tersebut lagi.

“Trauma sudah. Enggak berani nyoba,” katanya.

Bagi Sujiyatmo, pengalaman tersebut cukup berat.

Ia bahkan membandingkannya dengan pengalaman ketika pernah terkena Covid-19.

Kategori :