Sebanyak 17 pasien di Puskesmas Bandar 1 sempat menjalani rawat inap. Delapan orang di antaranya masih menjalani perawatan, sedangkan tiga pasien lainnya tercatat menjalani rawat jalan.
Sementara itu, RSUD Batang menangani 94 pasien. Dari jumlah tersebut, 55 orang masih menjalani perawatan dan 39 pasien tercatat sebagai pasien rawat jalan.
Adapun di RSUD Limpung terdapat 70 pasien yang mendapat penanganan. Sebanyak 35 orang masih menjalani rawat inap, sedangkan tiga pasien tercatat menjalani rawat jalan.
Dengan demikian, dari data fasilitas kesehatan yang tercantum dalam pembaruan tersebut, sedikitnya masih terdapat 127 pasien yang menjalani perawatan.
Kasus ini terjadi setelah sejumlah warga di wilayah Kecamatan Bawang mengonsumsi makanan dalam program MBG.
Namun, hingga pembaruan data tersebut disampaikan, kasus tersebut masih berstatus dugaan keracunan.
Dinkes Batang bersama pihak terkait masih melakukan penanganan dan pemantauan terhadap kondisi pasien.
Jumlah kasus pada Sabtu pagi tersebut meningkat dibandingkan data yang disampaikan Dinkes Batang sehari sebelumnya.
Pada Jumat 25 September 2026 pukul 13.00 WIB, Dinkes Batang mencatat 521 pasien dalam kejadian tersebut.
Pada pembaruan Jumat siang itu, sebanyak 173 pasien tercatat dirujuk, 326 menjalani rawat jalan, dan 23 pasien masih menjalani perawatan di Puskesmas Bawang.
Jika dibandingkan dengan data Jumat pukul 13.00 WIB, jumlah kasus yang tercatat hingga Sabtu pukul 07.00 WIB bertambah 68 orang, dari 521 menjadi 589 kasus.
Kenaikan tersebut terjadi dalam rentang waktu sekitar 18 jam.
Dinkes Batang masih melakukan pemantauan terhadap pasien yang menjalani rawat inap maupun rawat jalan. Penanganan medis juga terus dilakukan terhadap pasien yang masih mengalami gejala.
Sementara itu, penyebab pasti munculnya gejala pada para pasien masih menjadi bagian dari penanganan dan pemeriksaan pihak terkait.
Perkembangan jumlah pasien maupun hasil penanganan selanjutnya masih menunggu pembaruan resmi dari Dinkes Kabupaten Batang.