SLAWI, diswayjateng.id – Warga Desa Pedagangan, Kecamatan Dukuhwaru, Kabupaten Tegal, dibuat waswas. Dalam dua hari berturut-turut, kebakaran melanda lahan tanaman liar di sekitar Perumahan Palm Asri 2.
Kebakaran pertama terjadi Kamis (24/9/2026) sekitar pukul 11.10 WIB. Belum genap sehari, kobaran api kembali muncul pada Jumat (25/9/2026) dini hari sekitar pukul 02.25 WIB.
Dua kejadian tersebut berlangsung di lokasi yang berdekatan dan sama-sama mengancam kawasan sekitar yang cukup padat penduduk.
Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal Agus Sukoco melalui Kasi Pemadaman dan Penyelamatan Nawawi menuturkan, kebakaran pertama terjadi di lahan alang-alang atau tanaman liar di sebelah timur Perumahan Palm Asri 2, Desa Pedagangan RT 04/RW 04.
BACA JUGA:Urus Peralihan Sertifikat Tanah di Kota Pekalongan Kini Ditarget Rampung 10 Hari, Ini Skemanya
BACA JUGA:Bupati Tegal Gebrak Dunia Literasi, Sekolah Wajib Serbu Perpus
“Petugas menerima laporan melalui layanan 112 sekitar pukul 11.10 WIB. Lima menit kemudian, satu unit mobil pemadam dari Pos Slawi tiba di lokasi,” kata Nawawi, Jumat (25/9/2026).
Petugas langsung berjibaku memutus laju api agar tidak merembet ke kawasan di sekitarnya. Berdasarkan keterangan saksi, api diduga berasal dari sisa pembakaran sampah yang kemudian menjalar ke lahan alang-alang.
Api akhirnya berhasil dikendalikan. Setelah proses pemadaman dan pendinginan dilakukan, lokasi dinyatakan benar-benar aman sekitar pukul 12.30 WIB. Namun, ancaman ternyata belum berakhir.
Saat warga tengah terlelap, kobaran api kembali muncul Jumat dini hari sekitar pukul 02.25 WIB. Kali ini, titik kebakaran berada di belakang lapangan mini soccer Buah Naga, tak jauh dari Perumahan Palm Asri 2. Laporan kembali masuk melalui layanan 112. Satu unit mobil pemadam dari Pos Slawi meluncur dan tiba di lokasi sekitar pukul 02.30 WIB.
BACA JUGA:Gudang Rongsok di Pangkah Tegal Ludes Dilalap Api, Diduga dari Pembakaran Lahan Bambu
Petugas langsung melakukan penyemprotan dan penyekatan agar api tidak menjalar lebih luas. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, api diduga berasal dari pembakaran yang dilakukan orang tidak dikenal.
Kobaran api berhasil dijinakkan dan proses pendinginan dilakukan hingga lokasi dinyatakan padam sepenuhnya sekitar pukul 03.50 WIB.