Lahan Kosong Terbakar, RS Hawari Essa Tegal Nyaris Dilalap Api

Kamis 24-09-2026,11:42 WIB
Reporter : Yeri Noveli
Editor : Laela Nurchayati

SLAWI, diswayjateng.id – Api tiba-tiba berkobar di lahan kosong yang dipenuhi tanaman liar di sisi selatan RS Hawari Essa, Jalan Raya Tegal-Purwokerto, Desa Kajen, Kecamatan Lebaksiu, Kabupaten Tegal, Rabu (23/9) sore.

Kobaran api yang dengan cepat membesar membuat suasana di sekitar rumah sakit sempat mencekam. Terlebih, lokasi lahan yang terbakar berada tak jauh dari bangunan RS Hawari Essa.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 17.01 WIB. Api diduga cepat membesar karena lahan dalam kondisi kering dan dipenuhi tanaman liar. Tiupan angin juga membuat kobaran api semakin mudah merambat.

Kepala Satpol PP Kabupaten Tegal Agus Sukoco melalui Kasi Pemadaman dan Penyelamatan Nawawi mengatakan, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Tegal menerima laporan kejadian tersebut melalui Call Center 112.

BACA JUGA:Lahan Tebu di Kramat Tegal Terbakar, Kandang Ayam dan Kebun Jati Jadi Sasaran

BACA JUGA:Sebuah Kandang di Godong Ludes Terbakar, Seekor Sapi Mati Terpanggang

"Petugas berangkat menuju lokasi setelah menerima laporan. Kami tiba sekitar pukul 17.15 WIB dan langsung melakukan pemadaman serta pengendalian api," kata Nawawi.

Petugas berjibaku menjinakkan kobaran api agar tidak semakin meluas dan mendekati bangunan di sekitar lokasi. Setelah sekitar 20 menit dilakukan penanganan, api akhirnya berhasil dipadamkan.

"Kondisi dinyatakan aman sekitar pukul 17.35 WIB," ujarnya.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kepulan asap pertama kali terlihat dari lahan kosong di sebelah selatan RS Hawari Essa. Warga yang mengetahui kejadian itu sempat berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya.

BACA JUGA:Penganiayaan Remaja Perempuan di Tegowanu, Polisi Tetapkan Tiga Terduga Pelaku Sebagai ABH

BACA JUGA:Rembang Memanas! Dokumen R-KUA-PPAS Diduga Cacat Prosedur, Mantan Sekda Resmi Melaporkan ke KPK

Namun, usaha tersebut tidak membuahkan hasil. Kobaran api justru terus membesar dan merambat cepat. Warga akhirnya memilih segera melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Damkar Kabupaten Tegal. 

Langkah cepat itu dilakukan karena api semakin sulit dikendalikan, terlebih angin bertiup cukup kencang.

Nawawi menyebut, dugaan sementara kebakaran dipicu faktor kelalaian manusia atau human error. Diduga terdapat aktivitas pembakaran sampah atau puntung rokok yang dibuang sembarangan hingga memicu kebakaran.

Kategori :