Kondisi Terkini Mahasiswa UIN Saizu Korban Flying Fox, Sudah Diperbolehkan Pulang

Jumat 21-08-2026,05:45 WIB
Reporter : Muharom Adi Yuliarta
Editor : Laela Nurchayati

BANYUMAS, diswayjateng.id — Kondisi Umi Nazelatul Maghfiroh (20), mahasiswa Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Faktapala UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri (UIN Saizu) Purwokerto, dipastikan dalam keadaan baik setelah mengalami insiden saat demonstrasi flying fox dalam rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026.

Umi Nazelatul sebelumnya mengalami benturan saat melakukan demonstrasi flying fox di hadapan mahasiswa baru pada Rabu (19/8/2026) sekitar pukul 11.20 WIB. Insiden tersebut diduga berkaitan dengan sistem pengereman wahana yang kurang optimal.

Setelah dievakuasi tim SAR gabungan, korban langsung dibawa ke RS Orthopaedi Purwokerto untuk menjalani pemeriksaan medis.

Hasil pemeriksaan menunjukkan korban hanya mengalami memar atau lebam akibat benturan. Tidak ditemukan luka serius yang membutuhkan tindakan medis lanjutan maupun operasi.

BACA JUGA: UPS Gelar Pengarahan dan Sosialisasi Mahasiswa KIP Kuliah 2026

BACA JUGA: Flying Fox UIN Saizu Bermasalah, Mahasiswa Baru Terbentur dari Ketinggian 15 Meter

Rektor UIN Saizu Purwokerto, Prof. Ridwan, memastikan kondisi mahasiswanya setelah menjenguk Umi Nazelatul di Sekretariat UKM Faktapala pada Rabu malam.

“Alhamdulillah, setelah mendapatkan pemeriksaan medis, kondisinya baik dan sudah diperbolehkan pulang. Tidak ada masalah serius yang membutuhkan tindakan medis lanjutan,” kata Prof. Ridwan dalam siaran pers, Kamis (20/8/2026).

Menurutnya, Umi Nazelatul hanya mengalami memar dan diharapkan dapat kembali pulih dalam satu atau dua hari.

Prof. Ridwan juga menyampaikan apresiasi kepada Tim Basarnas, Damkar Banyumas, serta tim SAR gabungan lainnya yang bergerak cepat melakukan evakuasi hingga membawa korban ke rumah sakit.

BACA JUGA: Mahasiswa Afghanistan Dideportasi dari Semarang, Diduga Salahgunakan Izin Tinggal

BACA JUGA: Mahasiswa Baru UNNES Meninggal dalam Kecelakaan di Gunungpati, Kampus Minta Mahasiswa Lebih Waspada

“Kecepatan penanganan menjadi hal penting dalam situasi tersebut,” ujarnya.

Selain memastikan kondisi kesehatan korban, pihak kampus juga memberikan bantuan biaya kesehatan kepada Umi Nazelatul sebagai bentuk perhatian terhadap mahasiswa.

Sementara itu, berdasarkan keterangan Unit Siaga SAR (USS) Banyumas dalam rilis Basarnas Cilacap, tim rescue berangkat menuju lokasi pada pukul 12.20 WIB setelah menerima laporan kondisi membahayakan manusia sekitar pukul 12.15 WIB.

Kategori :