PKN Tingkat II Jateng Ditutup, LAN RI Tekankan Kepemimpinan Berdampak

Sabtu 15-08-2026,16:11 WIB
Reporter : Umar Dani
Editor : Ismail F

BACA JUGA:Dinas Pendidikan Jateng Minta SPPG Patuhi SOP MBG Usai Keracunan 707 Siswa SMKN 6 Semarang

Pemimpin, kata Sumarno, harus mampu menjadi contoh karena sikap dan perilakunya akan memengaruhi jajaran di bawahnya.

Karena itu, ia berharap para peserta dapat menjadi pemimpin yang mampu menggerakkan organisasi, memberikan teladan, sekaligus menerapkan inovasi yang telah dirancang selama mengikuti PKN.

Kepala BPSDMD Jawa Tengah Uswatun Hasanah mengatakan pihaknya akan terus memantau keberlanjutan inovasi yang telah dirancang para peserta.

“Kami masih akan mengundang dan menagih teman-teman semuanya untuk membuat inovasi atau melaksanakan inovasi tersebut,” ujarnya.

BACA JUGA:Plt Ketua PW IPHI Jateng H Muh Haris : IPHI Rumah Besar Alumni Jamaah Haji

BACA JUGA:Wagub Jateng Taj Yasin Apresiasi Program Sejuta Mijel Inovasi TP PKK Kota Salatiga

PKN Tingkat II tersebut berlangsung selama lebih dari empat bulan, mulai 7 April hingga 14 Agustus 2026, dan diikuti 45 peserta. Peserta berasal dari kementerian/lembaga, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, pemerintah kabupaten, serta pemerintah kota.

Seluruh peserta dinyatakan lulus. Sebanyak 15 peserta memperoleh predikat sangat memuaskan, sedangkan 30 peserta lainnya memperoleh predikat memuaskan.

Selama mengikuti pelatihan, peserta juga menjalani Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) di Kabupaten Bantul dan Kabupaten Sleman. 

Kegiatan tersebut mengangkat sejumlah tema terkait ketahanan pangan, antara lain penguatan dan pemberdayaan SDM pertanian,

BACA JUGA:Prihatin Maraknya OTT di Jateng, Aliansi Rakyat Gelar Ruwatan di Depan Gedung Tipikor Semarang

BACA JUGA:Tunggakan PKB Capai Rp 35,3 Miliar, Pemkab Pemalang dan Bapenda Jateng Perkuat Koordinasi

transformasi pemasaran produk pertanian berbasis inovasi, alih teknologi untuk mempercepat produksi pertanian, serta penguatan ketahanan pangan berkelanjutan melalui penyediaan infrastruktur.

Para peserta juga memperoleh pembelajaran dari Perum Bulog dan Bank Indonesia.

Lima peserta terbaik PKN yakni Moh. Edy Sukarno dari Kabupaten Semarang, Siswo Hartanto dari Kota Salatiga, Agus Sugiharto dari Provinsi Jawa Tengah, serta Bayu Adhinugroho Arianto dan Mia Banulita dari Kejaksaan RI.

Kategori :