Selain memburu prestasi, kejuaraan di Kudus juga menjadi pengalaman berharga bagi Khairunnisa. Ia berkesempatan bertemu dengan pemanah muda dari berbagai wilayah Indonesia sekaligus merasakan atmosfer kompetisi nasional.
Menurutnya, tantangan terbesar selama pertandingan adalah kondisi angin yang cukup berat. Situasi tersebut menuntut setiap atlet untuk mampu menjaga konsentrasi dan mengendalikan mental.
“Meski tantangan anginnya cukup berat, aku harus tenang dan fokus. Karena olahraga panahan bukan hanya teknik yang penting, tetapi juga mental,” pungkasnya.