Semarang Open 2026 Resmi Bergulir, Iswar Beberkan Siapa Pemenang Sebenarnya

Sabtu 04-07-2026,10:15 WIB
Reporter : Wahyu Sulistiyawan
Editor : Adi Mulyadi

SEMARANG, diswayjateng.id – Kejuaraan Sepatu Roda Nasional Semarang Open by Bara Skating Klub Tahun 2026 resmi dibuka di Sirkuit Sepatu Roda Jatidiri, Semarang, Jumat, 3 Juli 2026, dengan penekanan bahwa kompetisi olahraga harus dimanfaatkan sebagai sarana pembentukan mental, karakter, dan sportivitas generasi muda, bukan semata-mata ajang perebutan gelar juara. 

Ajang yang diikuti atlet sepatu roda dari berbagai provinsi tersebut dinilai mampu menjadi ruang pembinaan atlet usia dini sekaligus memperkuat daya saing olahraga prestasi. Selain itu, pelaksanaan Semarang Open 2026 juga diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet berbakat yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional. 

Dalam pembukaan kejuaraan, Wakil Wali Kota Semarang, Iswar Aminuddin, menegaskan bahwa setiap peserta yang berani turun ke lintasan sejatinya telah memenangkan pertarungan melawan dirinya sendiri. Menurutnya, keberanian menghadapi tantangan merupakan modal utama dalam membangun karakter generasi muda. 

"Kompetisi ini bukan soal siapa yang berdiri di podium. Anak-anak yang berani masuk lintasan hari ini sudah menjadi pemenang karena mampu mengalahkan dirinya sendiri dan memiliki keberanian untuk berkompetisi. Tantangan pada masa depan jauh lebih berat, sehingga mental yang kuat harus dibangun sejak sekarang," kata Iswar. 

BACA JUGA:Wujudkan Ekonomi Berkelanjutan, Bank Mandiri Dorong Penguatan Ekosistem Ekonomi Perempuan di Jawa Tengah

BACA JUGA:Ketiban Apes Rob, Uang Rp 1,54 Miliar dalam Koper Nyaris Jadi Bubur

Ia menjelaskan, setiap pertandingan seharusnya dipandang sebagai proses pembelajaran yang tidak dapat digantikan oleh pengalaman lain. Menurutnya, kemenangan memang membanggakan, tetapi kemampuan menghadapi tekanan, menerima hasil pertandingan, hingga bangkit untuk kembali berlatih merupakan bekal penting dalam menghadapi kehidupan. 

"Setiap pertandingan adalah proses belajar. Pengalaman menghadapi tekanan, menerima hasil, kemudian bangkit kembali akan membentuk karakter yang sangat dibutuhkan ketika menghadapi tantangan di masa depan," ujarnya. 

Iswar juga mengajak seluruh atlet memanfaatkan Semarang Open 2026 sebagai kesempatan memperluas persahabatan dengan peserta dari berbagai daerah. Melalui pertemuan tersebut, para atlet muda dinilai dapat saling bertukar pengalaman, memperluas wawasan, sekaligus membangun jejaring yang positif. 

"Gunakan kesempatan ini untuk saling mengenal dan bertukar pengalaman. Jadikan setiap pertandingan sebagai proses belajar. Semoga selama berada di Kota Semarang, adik-adik mendapatkan pengalaman yang menyenangkan dan membawa pulang kenangan baik dari kota ini," tuturnya. 

BACA JUGA:TJSL Bandara Ahmad Yani Semarang Perkuat Sanggar Tari Sekar Kemuning, Seni Budaya Lokal Makin Berkembang

BACA JUGA:Persebi Boyolali dan GSoccer Semarang Angkat Tropi Piala Presiden Grassroots 2026 Zona Jateng

Pelaksanaan kejuaraan nasional tersebut juga disebut memberikan dampak ekonomi bagi Kota Semarang. Kehadiran atlet, pelatih, ofisial, serta keluarga peserta dinilai ikut menggerakkan sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga berbagai usaha masyarakat selama kompetisi berlangsung. 

Apresiasi turut disampaikan Pemerintah Kota Semarang kepada Bara Skating Klub yang secara konsisten menyelenggarakan Semarang Open sebagai wadah pembinaan atlet sepatu roda usia dini. 

Konsistensi penyelenggaraan kejuaraan tersebut diharapkan dapat terus mendukung lahirnya atlet berprestasi sekaligus memperkuat posisi Kota Semarang sebagai salah satu kota penyelenggara berbagai event olahraga berskala nasional. 

Kategori :