Efek KIT Batang, Apa Saja Peluang Usaha yang Potensi Cuan di Gringsing ?

Kamis 28-05-2026,18:00 WIB
Reporter : Bakti Buwono
Editor : Wawan Setiawan

Suyono menyebut pertumbuhan KIT Batang akan memunculkan pusat ekonomi baru di sekitar Gringsing.

Dampaknya diperkirakan menyentuh sektor UMKM, kos-kosan, hingga jasa penunjang lainnya.

“Kawasan industri otomatis kawasan ekonomi. Dampak positifnya luar biasa di sekitar desa-desa Gringsing. Baik kos-kosan, UMKM, itu semua jalan,” ujarnya.

Ia meminta masyarakat mulai jeli membaca peluang usaha yang bermunculan.

“Ada ruang, ada peluang, bagaimana jadi uang. Uang ini uang bisnis, bukan uang yang lain-lain,” tegasnya.

Sementara itu, Camat Gringsing, Ridho Budhi Kurniawan, menyebut peluang investasi di wilayahnya masih sangat terbuka.

Terlebih, Kawasan Industri Terpadu Batang atau KITB di wilayah Gringsing direncanakan mulai beroperasi pada pertengahan 2027.

Menurutnya, masyarakat harus mulai melek terhadap perubahan ekonomi yang sedang berlangsung.

“Menurut kami peluangnya sangat besar. Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat, mari kita melek bersama, mari kita tangkap peluang ini,” ucapnya.

Ridho mengatakan peluang tidak hanya tersedia di dalam pabrik.

Sebagai wilayah penyangga industri, Gringsing dinilai memiliki potensi besar di sektor jasa dan usaha kecil.

Ia memprediksi kebutuhan layanan masyarakat akan meningkat seiring masuknya tenaga kerja dari luar daerah.

Peluang usaha yang dianggap potensial meliputi kuliner, laundry, katering, kos-kosan, hingga jasa cukur rambut.

“Kalau menurut kami di sektor jasa sangat terbuka lebar. Mulai kuliner, laundry, makanan, catering, kos-kosan, tukang cukur, dan lain sebagainya,” jelasnya.

Ridho juga mengingatkan warga agar segera mengubah pola pikir menghadapi perubahan ekonomi tersebut.

Ia tidak ingin peluang usaha justru lebih dulu dimanfaatkan masyarakat luar daerah.

Kategori :