“Kita optimalkan pemanfaatan gedung ini sehingga kita bisa meningkatkan kualitas pendidikan Muhammadiyah,” tegasnya. Bersamaan dengan itu, tambah Didik, tempat penempaan ideologi Muhammadiyah.
“Harapannya akan jadi tempat untuk Baitul Arqam, sehingga kader Muhammadiyah mulai dafi ideologi, komitmen, wawasan mereka terhadap nilai-nilai Kemuhammadiyahan akan semakin baik,” tandasnya.
Wakil Ketua PWM DIY Gita Danu Pranata mengapresiasi atas ground breaking Gedung MTC ini. Bagi Gita, gedung ini nantinya bisa dijadikan tempat pengembangan kualitas pendidikan Muhammadiyah.
“Itu semua adalah bagian dari dakwah Persyarikatan yang ada di Kulon Progo yang semoga nanti banyak bermanfaat buat kita smeuanya, khususnya warga Persyarikatan,” katanya.
Seturut itu, Bupati Kulon Progo Agung Setyawan sangat bangga dengan adanya pembangunan Gedung MTC ini.
“Harapannya mampu meningkatkan kapasitas dan kapabilitas peserta didik menjadi generasi yang siap bekerja,” bebernya.
Sementara, Irwan Akib mendorong agar proses pembangunan Gedung MTC bisa segera selesai dan digunakan sebagaimana semestinya. Lebih-lebih pangkalnya menjadi tempat pelatihan bagi kepala sekolah, guru, maupun peserta didik.
“Yang memang dibutuhkan hari ini,” celetuknya.
Terlebih menggarisbawahi pusat pelatihan bahasa, yang menjadi kebutuhan sangat mendesak.
“Termasuk adik-adik siswa SMA/SMK yang akan kuliah juga penting untuk menguasai bahasa,” imbuhnya sekali lagi.
Di sini, Irwan optimis Gedung MTC ini menjadi wajah baru pendidikan nonformal Muhammadiyah di masa depan.
“Program ini akan menjadi sangat bagus bagi perkembangan pendidikan baik di Muhammadiyah maupun pendidikan kita secara nasional,” pungkasnya.