“Dulu sering ada pelatihan atau diklat, sekarang jarang, kuotanya juga terbatas,” jelasnya.
Kondisi ini diperkuat oleh Tutik, guru PAUD di wilayah Kauman, Batang, yang menyebut rata-rata honor guru PAUD masih berkisar Rp200 ribu hingga Rp300 ribu per bulan.
“Masih di bawah. Rata-rata masih banyak yang 200-an sampai 300-an,” ujarnya.
Tutik yang telah mengajar sejak 2012 berharap ada perhatian lebih serius dari pemerintah terhadap kesejahteraan guru PAUD.
“Harapannya ya bisa lebih layak,” ucapnya.
Para guru berharap pemerintah tidak hanya fokus pada pendidikan formal, tetapi juga memberi perhatian nyata pada sektor PAUD.
Mereka mendesak adanya kebijakan yang lebih berpihak, mulai dari peningkatan honor, ketepatan waktu pencairan, hingga penyediaan pelatihan berkelanjutan.