“Di sini biasa langganan banjir, tahun ini sudah empat kali, biasanya pas musim hujan. Dari Sungai Comal warga sudah terbiasa, tapi tetap mengganggu aktivitas,” kata Wignyo, warga setempat.
Hingga Kamis siang, warga masih bertahan di rumah masing-masing dan belum dilaporkan adanya pengungsian. Namun, kondisi banjir masih membuat aktivitas masyarakat terganggu, terutama mobilitas dan perekonomian warga.
Berikut data dari BPBD Pemalang jumlah rumah terendam banjir akibat luapan Sungai Comal pada 26 Maret 2026:
Klegen: 600 unit
Sidorejo: 79 unit
Kauman: 373 unit
Kandang: 10 unit
Kebagusan: 340 unit
Sidokare: 1.002 unit
Pesantren: 1.892 unit
Mojo: 1.124 unit
Total : 5420 rumah