UNGARAN, diswayjateng.com - Jumlah pengunjung di beberapa obyek wisata di Kabupaten Semarang menunjukkan peningkatan selama periode liburan Lebaran 2026 meski belum signifikan.
Sejumlah manajemen pengelolaan wisata bahkan masih berupaya mengejar target jumlah pengunjung di seminggu terakhir periode libur lebaran kali ini.
Seperti disampaikan Manager Marketing Dusun Semilir, Anisa Ayu. Ayu, demikian wanita berkacamata ini biasa disapa mengatakan, untuk momen lebaran peningkatan pengunjung tidak signifikan.
"Untuk lebaran ini jumlah pengunjung tidak signifikan kurang lebih antara 4-5 persen saja," ungkap Anisa Ayu kepada Wartawan, Senin 23 Maret 2026.
BACA JUGA: Arus Balik Lebsran Mulai Meningkat, Polres Semarang Berlaku Rekayasa Lalin dan Kanalisasi Rest Area
BACA JUGA: Kunjungan Lebaran di Rutan Salatiga, Kesempatan Napi Bisa Menikmati Masakan Rumah
Namun demikian, pihaknya optimis ada kemungkinan untuk mengejar target dengan jumlah pengunjung mencapai 60 ribu di momen lebaran tahun ini.
"Kita masih ada seminggu lagi nih libur lebaran. Target kita 60 ribu pengunjung untuk periode lebaran kali ini," ujarnya.
Sementara, untuk mengatasi adanya penumpukan di titik keramaian pusat rekreasi wisata Polres Semarang menempatkan tim urai guna memecahkan kemacetan.
Terlihat, ruas lalu lintas dari arah Kota Semarang yang memasuki wilayah Kabupaten Semarang, baik jalur arteri maupun jalur tol yang terpantau padat pada hari ke dua perayaan Idul Fitri 1447 H, sejak Minggu 22 Maret 2026.
BACA JUGA: Janjikan Fantasi Berbeda Akhir Tahun, Dusun Semilir Targetkan Lebih dari 60 Ribu Pengunjung
Ini berimbas pada meningkatnya jumlah pengunjung di beberapa obyek wisata salah satunya wisata Dusun Semilir Bawen.
Beberapa obyek wisata di Kabupaten Semarang masih menjadi daya tarik pengunjung Dusun Semilir di Kecamatan Bawen.
Ada juga pusat rekreasi Saloka di Kecamatan Tuntang yang tercatat lebih dari 1000 pengunjung mengunjungi Saloka.
Selanjutnya lokasi wisata Celosia Kecamatan Bandungan, yang hingga siang tercatat sekitar 800 pengunjung mengunjungi lokasi tersebut.
BACA JUGA: Dusun Thekelan, Bukti Nyata Toleransi di Negeri Atas Awan Saat Perayaan Natal
BACA JUGA: Dari Tayo hingga Dragon Ball, Serunya Penyisihan Festival Balon Udara Pekalongan
Destinasi baru Benteng Willem I Kecamatan Ambarawa juga tidak lepas dari tujuan para pengunjung, siang siang tercatat 800 pengunjung telah masuk di lokasi bekas peninggalan kolonial Belanda ini.
Kasat Lantas AKP Lingga Ramadhani dalam keterangannya menuturkan bahwa pihaknya telah menyiagakan tim urai Sat Lantas guna mengantisipasi kepadatan pengunjung.
"Tim urai atau Tim Tibcar ini bertugas mengurai kepadatan arus Lalu lintas yang hendak masuk ke lokasi wisata, maupun mengarahkan dan menghalau kendaraan yang parkir di bahu jalan," ungkap Lingga.
BACA JUGA: Wisata Heritage Semarang–Ambarawa Makin Praktis, Satu Paket Jelajahi Lawang Sewu hingga Kereta Wisata
Apabila kantong parkir sudah tidak memadai, Satlantas Polres Semarang melakukan pantauan serta menghalau agar masyarakat tidak parkir di bahu jalan. Hal ini akan berimbas kepada kelancaran jalur sekitar lokasi wisata.
Di akhir keterangannya, AKP Lingga menegaskan bahwa apabila situasi seputar lokasi wisata sudah sangat padat, maka akan dilakukan penebalan jumlah personel di lokasi tersebut.
"Akan dilakukan penebalan apabila situasi mengalami kenaikan eskalasi, namun hingga saat ini masih dapat dikelola dengan baik," tegasnya.