Dilarang Masuk Tol, Polres Batang Mulai Batasi Truk Sumbu Tiga

Jumat 13-03-2026,14:09 WIB
Reporter : Bakti Buwono
Editor : Laela Nurchayati

BATANG, diswayjateng.com – Kepolisian Resor Batang menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi kepadatan arus mudik Lebaran 2026 di jalur Pantai Utara (Pantura).  

Salah satu kebijakan utama yang diterapkan adalah pembatasan kendaraan berat atau truk sumbu tiga agar tidak melintas di ruas tol selama periode mudik.  

Langkah tersebut dilakukan guna mencegah kemacetan serta meningkatkan keselamatan para pemudik yang melintasi jalur utama pantai utara Jawa tersebut.  

Kasatlantas Polres Batang AKP Eka Hendra Ardiansyah mengatakan bahwa pihaknya telah mulai melakukan sosialisasi terkait pembatasan kendaraan sumbu tiga kepada para pengemudi.  

BACA JUGA: 128 Guru Dilantik jadi Kepala Sekolah di Batang, Bupati Sebut Rasio Guru Masih Ideal

BACA JUGA: Musnahkan 13 Ribu Botol Miras dan 30 Kg Bahan Petasan, Hasil Operasi Pekat dan KRYD Polres Batang

Menurutnya, imbauan tersebut sudah dilakukan secara intensif sejak pertengahan Maret sebagai bagian dari persiapan arus mudik.  

“Kami sudah melakukan imbauan secara intens terkait pelarangan kendaraan sumbu tiga agar tidak melintas di tol dimulai hari ini,” kata Eka Hendra, Jumat 13 Maret 2026.

Kebijakan ini diharapkan dapat mengurangi kepadatan kendaraan di tol yang setiap tahun menjadi salah satu titik krusial arus mudik.  

Tidak hanya jalur tol, kepolisian juga memastikan kondisi jalan Pantura Batang dalam keadaan layak dilalui.  

BACA JUGA: Gandeng Warga Berbagai Usia, PLTU Batang Gelar Bhimasena Lentera Ramadan 2026

BACA JUGA: Reses di Reban, DPRD Batang Kukuh Fajar: Banyak Infrastruktur Rusak Terkena Bencana

Sejumlah titik jalan yang sebelumnya mengalami kerusakan berupa lubang telah dilakukan penambalan.  

Perbaikan tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan instansi yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan jalan nasional.  

Meski sebagian besar kerusakan telah diperbaiki, kepolisian tetap mewaspadai potensi munculnya lubang baru akibat curah hujan yang masih tinggi.  

Kategori :