“Kita melakukan administrasi menu makanan. Jadi satu dapur dengan dapur lainnya nanti menu makanannya sama,” jelasnya.
Selain itu, aspek higienitas, waktu memasak, serta jam distribusi makanan ke penerima manfaat menjadi fokus utama pembenahan.
Pemkab Kudus juga menekankan agar seluruh SPPG mengikuti standar yang telah ditetapkan, termasuk contoh dapur yang dinilai sudah baik.
“Kita tekankan supaya semua dapur bisa mengikuti standar yang sudah diberikan, termasuk SPPG di Desa Gondang Manis,” tambahnya.
Tak hanya itu, pengawasan berbasis teknologi juga mulai diterapkan dengan pemasangan CCTV di sejumlah titik SPPG.
Sebagai bentuk transparansi, Bellinda meminta setiap SPPG untuk mendokumentasikan aktivitasnya setiap hari.
“Saya minta semua dapur setiap hari bikin video menu makanannya. Termasuk produk-produk seperti susu, roti, dan apa saja yang dibagikan,” pinta Bellinda.
Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan publik. Juga memastikan kualitas makanan yang diterima para siswa benar-benar aman dan layak konsumsi.