“Pengakuannya merasa dikejar-kejar dan ketakutan, seperti mengalami tekanan mental. Namun kebenarannya masih perlu didalami,” ujarnya.
Selanjutnya, korban diserahkan kepada Satpol PP Kota Solo untuk dibawa ke rumah singgah, sembari dilakukan koordinasi dengan pihak keluarga guna penanganan lebih lanjut.