Disporapar Kabupaten Tegal Matangkan Perbup Kemitraan Pariwisata Visit 25

Kamis 17-07-2025,12:00 WIB
Reporter : Hermas Purwadi
Editor : Rochman Gunawan
Disporapar Kabupaten Tegal Matangkan Perbup Kemitraan Pariwisata Visit 25

SLAWI, diswayjateng.id - Upaya Pemkab Tegal melalui Dinas Porapar untuk mengoptimalkan kunjungan wisatawan di wilayah Kabupaten Tegal terus dilakukan. Kali ini, Dinas Porapar berupaya mematangkan terbitnya Perbup terkait Kemitraan Pariwisata menuju Visit 25.

Kepala Dinas Porapar Kabupaten Tegal, Akhmad Uwes Qoroni menyatakan bahwa potensi wisata yang dimiliki Kabupaten  Tegal sangat luar biasa. Baik itu wisata alam, budaya, religi, hingga kuliner. "Ini akan kita upayakan bisa lebih dioptimalkan,  mengingat potensi tersebut selama ini belum dimanfaatkan dengan baik," ujarnya Kamis (17/7/2025).

Dari data BPS tahun 2025, okupasi hotel terkait tingkat hunian kamar hotel masih di angka 23,4 %. Hal ini masih bisa dioptimalkan menuju ideal 40 %. Termasuk angka lama tinggal yang masih 1,2 % bisa dioptimalkan  melalui kunjungan wisatawan. 

Pihaknya tengah penyiapkan strategi bagaimana meningkatkan kualitas layanan wisatawan agar wisatawan betah tinggal lebih lama di wilayah Kabupaten Tegal. Harapannya,  wisatawan tidak hanya sekedar mengunjungi destinasi wisata yang ada, namun perlu di susun paket wisata, agar wisatawan bisa menikmati wisata kuliner yang ada.

BACA JUGA:Disporapar Kabupaten Tegal Susun Rancangan Pemetaan Wisata Kolaboratif

BACA JUGA:Disporapar Kabupaten Tegal Terima Kunjungan Studi Tiru Pemuda Pelopor

"Melihat keindahan waduk Cacaban, melihat proses pembuatan teh di pabrik, hingga keindahan destinasi wisata Guci," ungkapnya. 

Pihaknya menyiapkan konsep paket wisata 2 hari agar wisatawan bisa menikmati wisata kuliner,  waduk Cacaban, Semedo dan menginap di Kota Slawi. Sebelum cek out, wisatawan bisa menikmati proses pembuatan teh di pabrik teh.

Di sini perlu kontribusi Pemkab Tegal, pengelola obyek wisata, dan masyarakat desa  untuk mengatur dan mengoptimalkan  melalui penyusunan paket- paket wisata agar terstruktur dengan baik. 

Hadirnya paket wisata ini sebagai langkah strategis untuk menarik wisatawan lebih lama tinggal di Kabupaten Tegal. Visit 25 mengandung makna visit Slawi atau selawe yang menjadi awal sebutan untuk Slawi. "Bila berkaca pada lahirnya Kabupaten Tegal 18 Mei 1601, bila dijumlah juga ketemu angka 25," tegasnya. 

BACA JUGA:Disporapar Kabupaten Tegal Gelar Seleksi Duta Jambore Pemuda Provinsi Jawa Tengah

BACA JUGA:Disporapar Kabupaten Tegal Lepas Kontingan Popda Tingkat Provinsi Jateng Jenjang SMA

Diharapkan Visit 25  bisa hadir sebagai ekosistem pariwisata strategis untuk mendongkrak hunian hotel di Kabupaten Tegal. (adv)

Kategori :