DISWAYJATENG.ID – Bali bukan hanya terkenal dengan pantai saja, akan tetapi tempat untuk bersantai di temani dengan monyet juga tersedia di Bali ini.
Hal tersebut sangat cocok untuk tempat wisata kalian bersama keluarga maupun anak tercinta ketika sedang berada di Bali. Objek wisata ini juga sudah dikenal di mancanegara karena alam hingga kesenian yang ditawarkannya. Nah setelah puas bermain dengan monyet-monyet nan ramah di Pura Uluwatu Bali, kamu bisa nih berjalan-jalan dan bermain bersama satwa sejenis kera di Monkey Forest Ubud. Di dalamnya juga terdapat banyak hutan lindung tempat kera-kera bermain, selain itu di dalam Monkey Forest Ubud ini juga terdapat pura yang bernama Pura Dalam Agung Padangtegal. Dan ternyata Monkey Forest Ubud ini juga dikenal dengan nama Wisata Wenara Wana atau Sacred Monkey Forest Sanctuary, selain dijadikan sebagai objek wisata, Monkey Forest Ubud ini juga dijadikan pusat penelitian dan konservasi. Kera-kera disana juga merupakan komponen penting loh untuk masyarakat setempat dan pada saat memasuki kawasan ini, kamu akan langsung disambut oleh kera-kera lucu dan ramah. Namun bisa saja kamu akan menemukan monyet-monyet yang kurang ramah, dan sebaiknya juga kamu tidak langsung memberi mereka makan. Berikut daya tarik tempat wisata ini, antara lain: Adanya Kompleks Candi Tidak hanya hutan ternyata terdapat banyak candi di dalamnya terdapat 3 pura yang disakralkan oleh Umat Hindu di Bali, yaitu Pura Dalem Agung yang cukup terkenal dan disebut sebagai Candi Monyet Kudus oleh masyarakat setempat. Lalu Pura Dalem Kaum Padangtegal, pura utama dan sumber kesucian bagi cand-candi disekitarnya. Pura ini juga berada di tengah kawasan hutan. Tidak hanya itu, terdapat pula Pura Beji yang dikenal sebagai Candi Mandi Kudus di bagian barat laut dan Pura Prajapati yang dikenal sebagai Kubur Suci. Ini dikarenakan pura ini kerap kali dijadikan sebagai tempat upacara kremasi atau ngaben. Cagar Alam Tempat ini merupakan tempat cagar alam di Ubud, Bali dengan memiliki 115 spesies hutan yang beragam membuat tempat ini sejuk dan fresh yang membuatmu semakin betah berkeliling. Spot menarik di lokasi kamu akan melihat sebuah patung naga dengan detail yang indah, serta kamu dapat melihat patung monyet di tepi sebuah kolam yang cukup menggoda untuk dipandangi. Ini juga dapat dijadikan sebagai tempat buat kamu istirahat sejenak, karena di sekitar patung juga disediakan kursi-kursi untuk pengunjung memberi makan monyet. Kamu akan diberi kesempatan untuk memberi makan monyet-monyet disana. Mereka akan membentuk formasi kelompok atau membentuk bahasa tubuh dan ajaibnya monyet-monyet disana akan tahu loh kalau kamu membawa makanan atau tidak. Namun, sebaiknya kamu tetap menjaga keamanan barang bawaan karena mereka cukup jail. Harga Tiket Masuk Tiket masuk untuk kategori dewasa yakni Rp50.000 per orangnya, dan anak –anak usia 3 hingga 12 tahun yakni Rp40.000 per orang. Jam Buka Wisata Monkey Forest Ubud ini buka setiap hari, dan mulai pukul 08.30 hingga 18.00 WITA Lokasi Objek wisata ini berada di ubud dengan luas sekitar 10 hektar, lebih tepatnya di desa Ubud, kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, Bali. Petunjuk Jalan Menuju Monkey Forest Ubud Jika kamu berangkat dari bandara Ngurah Rai maka kamu akan membutuhkan sekitar 1 jam 15 menit perjalanan atau sama dengan sekitar 36 kilometer. Kamu bisa menggunaka jas sewa mobil atau motor atau menggunakan kendaraan pribadi. Untuk jalur terdekat kamu bisa mengambil Jalan By Pass Ngurah Rai, kemudian menuju ke Jalan Imam Bonjol, lalu ke Jalan Raya Singapadu. Kamu bisa sampai hanya dengan 36 km atau 75 menit perjalanan. Rute kedua yaitu melalui kawasan Nusa Dua, dari kawasan Nusa Dua menuju Jalan By Pass Ngurah Rai dengan jarak tempuh 41 km atau sama dengan 78 menit waktu perjalanan. BACA JUGA:Ini Dia 4 Tempat Wisata Keluarga yang paling Seru di Bali Demikian pembahasan kita mengenai informasi daya tarik wisata ini, semoga bermanfaat. (*)Ini Dia 2 Daya Tarik Wisata Monkey Forest Ubud Bali
Rabu 26-07-2023,00:14 WIB
Reporter : Dimas Hadi Ibrahim
Editor : Dimas Hadi Ibrahim
Kategori :
Terkait
Minggu 19-07-2026,14:00 WIB
Mini Zoo Purworejo Tinggal Puing, Proyek Rp9,69 Miliar Berujung Korupsi dan Rugikan Negara Rp6,53 Miliar
Rabu 08-07-2026,13:22 WIB
Curug Silancur Tawarkan Sensasi Canyoneering, Wisata Ekstrem Pertama di Kebumen
Senin 06-07-2026,05:00 WIB
Geo Fun Run 2026 Perkuat Sport Tourism di Kawasan Geopark Kebumen
Senin 15-06-2026,10:00 WIB
Pemkab Pekalongan Buka Pintu Investor Wisata, Sukirman Pastikan Perizinan Mudah Tanpa Pungutan
Terpopuler
Rabu 22-07-2026,21:15 WIB
Sudewo Pertanyakan Pencatutan Namanya dalam Kasus Perangkat Desa, Saksi Akui Hanya Berasumsi
Rabu 22-07-2026,16:10 WIB
Ribuan Warga Glagahwaru Krisis Air Bersih, Kudus Siaga Darurat Kekeringan
Rabu 22-07-2026,21:17 WIB
Semarang Perang Melawan Bullying, Agustina Minta Tiap Sekolah Bangun Forum Anti-Perundungan
Rabu 22-07-2026,14:59 WIB
Rawan Wiasatawan Tenggelam, Polisi Ingatkan Operator Perahu Wisata di Pati Waspada
Terkini
Kamis 23-07-2026,14:41 WIB
Dinkes Batang Kejar 1.800 Kasus TB, Percepat Cari Pasien hingga Desa
Kamis 23-07-2026,14:09 WIB
Viral Murid SDN Tanggirejo Santap MBG di depan Kelas Beratap Roboh, Begini Respon Wabup Sugeng
Kamis 23-07-2026,13:53 WIB
Hasil Polling Lokasi CFD Pemkab Tegal: Tetap di Alun-Alun Hanggawana Slawi
Kamis 23-07-2026,13:29 WIB
Plt Bupati Pekalongan Kerahkan RT/RW Bantu Kejar Tunggakan Pajak Kendaraan
Kamis 23-07-2026,13:00 WIB