Sisir Kontak Pasien TBC, Dinkesda Demak Temukan Tujuh Warga Terindikasi

Sisir Kontak Pasien TBC, Dinkesda Demak Temukan Tujuh Warga Terindikasi

Tim Dinkesda Demak bersama tenaga medis melakukan skrining Tuberkulosis (TBC) menggunakan X-Ray Portable di Puskesmas Mranggen II.-Foto: Samsul-

DEMAK, diswayjateng.id – Penularan tuberkulosis (TBC) menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan Daerah (Dinkesda) Kabupaten DEMAK. Tak hanya menyasar pasien yang telah terdiagnosis, upaya penemuan kasus kini diperluas hingga keluarga dan orang-orang yang memiliki kontak erat dengan penderita.

Salah satu langkah yang dilakukan yakni melalui kegiatan Active Case Finding (ACF) TBC terintegrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG) dengan memanfaatkan X-Ray Portable. Kegiatan tersebut berlangsung di Puskesmas Mranggen II.

Dalam kegiatan yang berlangsung, tim melakukan penelusuran terhadap 27 kasus indeks TBC. Hasilnya, sebanyak 78 orang yang merupakan kontak serumah dan kontak erat berhasil dijangkau untuk menjalani pemeriksaan.

BACA JUGA:Koperasi Merah Putih di Kudus Disorot, Peneliti Ingatkan Bahaya Keuangan Tak Transparan

BACA JUGA:67 Bangunan Liar di Jogoloyo Demak Disikat, Normalisasi Saluran Dikebut Jelang Musim Hujan

Skrining juga menyasar 22 orang dari kelompok atau populasi berisiko. Dengan demikian, total terdapat 100 orang yang menjalani pemeriksaan menggunakan X-Ray Portable Swakelola Tipe 2 dari Kementerian Kesehatan.

Dari hasil skrining tersebut, ditemukan tujuh orang terduga TBC. Dua orang di antaranya berasal dari kelompok kontak serumah dan kontak erat, sedangkan lima lainnya berasal dari kelompok populasi berisiko.

Hasil pemeriksaan X-Ray menunjukkan dua orang memiliki gambaran yang mengarah pada TBC. Keduanya masih memerlukan pemeriksaan lanjutan untuk memastikan diagnosis.

Upaya penanggulangan tidak berhenti pada pemeriksaan. Dinkesda Demak juga memperkuat langkah pencegahan melalui pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT).

Tercatat sebanyak 44 orang dari kelompok kontak serumah, kontak erat, dan populasi berisiko mulai menjalani terapi pencegahan tersebut.

BACA JUGA:Sirene Menyala Bukan Berarti Bebas Ngebut, Sopir Ambulans Demak Diingatkan!

BACA JUGA:Kudus Peringkat 5 Pencegahan Korupsi se-Jateng, Sam’ani Ingatkan OPD Jangan Main-main Anggaran

Kegiatan ini melibatkan Tim TBC Dinkesda Demak, Kepala Puskesmas beserta jajaran Puskesmas Mranggen II, dokter spesialis radiologi RSUD Sultan Fatah, dua radiografer dari RSUD Sunan Kalijaga dan RSUD Sultan Fatah, serta kader MSI TBC Demak.

Kolaborasi lintas fasilitas pelayanan kesehatan tersebut menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan skrining dan mempercepat penemuan kasus di masyarakat.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait