Temui Ketua MUI, Kapolres Demak Bicara Ancaman Perpecahan di Masyarakat
Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra bersama jajaran PJU Polres Demak saat bersilaturahmi dengan Ketua MUI Kabupaten Demak KH Abdullah Arief Cholil.-Foto: Samsul-
DEMAK, diswayjateng.id– Menjaga keamanan daerah bukan semata-mata tugas polisi. Keterlibatan ulama dan tokoh agama juga menjadi bagian penting dalam merawat kerukunan serta mencegah munculnya potensi konflik di tengah masyarakat.
Semangat itulah yang dibangun Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra saat bersilaturahmi dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Demak KH Abdullah Arief Cholil.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres tidak datang sendiri. Sejumlah Pejabat Utama (PJU) Polres Demak turut mendampingi. Pertemuan berlangsung dalam suasana kekeluargaan sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antara kepolisian dan kalangan ulama.
Bagi Polres Demak, menjaga kondusivitas wilayah membutuhkan dukungan banyak pihak. Terlebih, ulama memiliki kedekatan dengan masyarakat dan pengaruh besar dalam menyampaikan pesan-pesan persatuan.
BACA JUGA:Penyidik Reskrim Polres Salatiga Diadukan ke Propam Mabes Polri Hingga Komisi III DPR RI
BACA JUGA:47 Ribu Warga Semarang Terdeteksi Hipertensi, Dinkes Ajak Jalan Kaki 6.000 Langkah Sehari
Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra mengatakan, sinergi antara Polri dan ulama perlu terus dirawat. Sebab, keamanan dan ketertiban masyarakat tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat kepolisian.
“Silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya kami mempererat sinergitas antara Polri dan ulama. Kami berharap komunikasi dan kerja sama ini terus terjalin dengan baik. Menjaga keamanan bukan hanya tugas kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya, Senin (2/11/2026).
Menurutnya, tokoh agama mempunyai peran strategis dalam membangun kesadaran masyarakat. Termasuk mengajak umat menjaga kerukunan, menghormati perbedaan, dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
Di tengah derasnya arus informasi, penyebaran kabar yang tidak terverifikasi berpotensi memunculkan kesalahpahaman. Bahkan, bisa memicu perpecahan apabila tidak disikapi secara bijak.
Karena itu, komunikasi dengan para tokoh agama menjadi salah satu langkah untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas. Pesan-pesan kesejukan dari ulama diharapkan dapat memperkuat persaudaraan dan menjaga suasana masyarakat tetap harmonis.
Sementara itu, Ketua MUI Kabupaten Demak KH Abdullah Arief Cholil menyambut positif silaturahmi Kapolres Demak bersama jajaran pejabat utama tersebut.
BACA JUGA:Operasi Patuh Candi 2026 di Blora, 98 Kendaraan Berknalpot Brong Ditindak
BACA JUGA:Nyaman untuk Harian hingga Tampil Stylish, Yamaha NMAX Jadi Pilihan Anak Muda Blora
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

