Bukan Cuma Tilang! Polisi Demak Justru Beri Hadiah Pengendara yang Tertib
Petugas Satlantas Polres Demak memberikan souvenir kepada pengendara yang tertib berlalu lintas dan melengkapi administrasi kendaraan dalam kegiatan sosialisasi Operasi Patuh Candi 2026 di kawasan Alun-alun Demak, Jumat (30/10).-Foto: Samsul-
DEMAK, diswayjateng.id – Kesadaran tertib berlalu lintas ternyata tidak cukup hanya dengan mematuhi rambu dan aturan saat berkendara. Kelengkapan administrasi kendaraan, termasuk kewajiban membayar pajak, juga menjadi perhatian dalam Operasi Patuh Candi 2026 di Kabupaten Demak.
Hal itu terlihat dalam kegiatan sosialisasi yang digelar Satlantas Polres Demak bersama Unit Pelaksana Penyelenggara Daerah (UPPD) Kabupaten Demak dan PT Jasa Raharja di kawasan Alun-alun Demak, Jumat (30/10/2026).
Berbeda dengan kegiatan penertiban yang identik dengan pemeriksaan dan penindakan, kali ini petugas lebih banyak mengedepankan pendekatan persuasif. Pengendara yang melintas disapa dan diajak berdialog mengenai pentingnya keselamatan berkendara serta kepatuhan membayar pajak kendaraan bermotor.
BACA JUGA:Bejat! Kakek Tiri dan Ayah Tiri Cabuli Anak Perempuan Sejak SD Kelas 2 Hingga Korban Hamil 6 Bulan
BACA JUGA:Pupuk Subsidi Mulai Masuk KDMP, Aspenda Blora Khawatir Pengecer Lama Tersisih
Petugas juga membagikan pamflet, leaflet, dan stiker berisi pesan keselamatan berlalu lintas. Masyarakat sekaligus mendapatkan informasi mengenai mekanisme pembayaran pajak kendaraan yang kini dapat dilakukan dengan lebih mudah dan cepat.
Tak hanya memberikan imbauan, petugas juga menghadirkan apresiasi bagi masyarakat yang telah menunjukkan kepatuhan. Pengendara yang tertib berlalu lintas dan melengkapi administrasi kendaraannya diberikan souvenir.
Kasi Humas Polres Demak Iptu Rudi Tri Sayogo menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun budaya tertib berlalu lintas melalui edukasi langsung kepada masyarakat.
Menurutnya, Operasi Patuh Candi tidak semata-mata bertujuan menindak pelanggar, tetapi juga mendorong perubahan perilaku pengendara agar lebih mengutamakan keselamatan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap keselamatan berlalu lintas, termasuk memastikan kelengkapan administrasi kendaraan dan memenuhi kewajiban pembayaran pajak. Kami berharap kesadaran tertib berlalu lintas tumbuh dari diri masing-masing, bukan semata-mata karena adanya petugas di jalan,” ujar Rudi.
Dia menambahkan, keterlibatan UPPD dan Jasa Raharja menjadi bentuk sinergi dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat. Sebab, kepatuhan administrasi kendaraan juga menjadi bagian penting dari ketertiban berkendara.
BACA JUGA:Pabrik Tripleks di Musuk Boyolali Ludes Terbakar
Di sisi lain, Operasi Patuh Candi 2026 tetap mengedepankan tiga pendekatan, yakni preemtif, preventif, dan penegakan hukum. Ketiganya dilakukan untuk meningkatkan disiplin pengguna jalan sekaligus menekan potensi kecelakaan lalu lintas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

