Empat Lempeng Tembaga Tugu Batas Timur Batang Hilang, DPRKP Siapkan Opsi Pasang CCTV
Foto lembaran daun tugu batas timur Batang hilang-ist-
BATANG, diswayjateng.id – Empat lempeng tembaga pada ornamen Tugu Batas Timur Kabupaten BATANG dilaporkan hilang. DPRKP BATANG menduga ornamen tersebut menjadi sasaran pencurian karena memiliki nilai jual.
Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kabupaten Batang, Tatang Sontani, mengatakan kehilangan itu diketahui setelah pihaknya melakukan pengecekan.
“Memang perilaku vandalisme orang itu kita tidak bisa pantau terus. Kami baru menyadari kemarin kalau ternyata beberapa lembar dari Tugu Batas Timur itu hilang,” kata Tatang, Senin 26 Oktober 2026.
Berdasarkan pengecekan sementara, lempeng yang hilang berada di sisi utara dan selatan tugu. Masing-masing sisi diperkirakan kehilangan dua lempeng.
BACA JUGA: Musim Kemarau, Sedimentasi Kepung Muara Batang, Nelayan Sulit Melaut
BACA JUGA: Lelang KPBU APJ Batang, Konsorsium Asal Surabaya jadi Pemenang?
“Kalau tidak salah, kiri dan kanan itu, utara dan selatan, sama-sama hilang. Kalau tidak salah dua lembar-dua lembar,” jelasnya.
Material tembaga yang digunakan sebagai ornamen tugu tersebut memiliki nilai jual. Namun, DPRKP Batang belum menghitung nilai kerugian akibat kehilangan itu.
Penghitungan masih memerlukan data berat material serta biaya untuk memulihkan bagian ornamen yang rusak.
“Aduh, itu belum bisa saya jawab terkait kerugian. Tembaga itu kan ada harga per kilogramnya. Nanti akan saya susulkan informasi perkiraan kerugiannya,” ungkap Tatang.
BACA JUGA: Rob Lahap 400 Hektare Lebih di Batang, Kapolda Jateng Turun Tanam Mangrove
BACA JUGA: Usai Resmikan Jembatan Kalibelo, Bupati Faiz Spil Anggaran Infrastruktur Batang Nyaris Rp100 miliar
Ia menyebut kehilangan lempeng tembaga tersebut baru pertama kali diketahui terjadi di Tugu Batas Timur. Sebelumnya, DPRKP justru berencana merawat ornamen tugu agar kembali bersih dan menarik.
Perawatan itu bahkan telah dipertimbangkan untuk dilaksanakan pada tahun depan. Namun, sebelum rencana tersebut terealisasi, sejumlah lempeng justru dilaporkan hilang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

