Alutsista Arhanud Dikerahkan di Pantai Setrojenar, Target Udara Jadi Sasaran
Prajurit Arhanud melaksanakan Latihan Menembak Senjata Berat Terintegrasi di kawasan Pantai Setrojenar, Kecamatan Ambal, Kebumen, pada 19–21 Oktober 2026.-diswayjateng/Muharom Adi Yuliarta-
KEBUMEN, diswayjateng.id — Pantai Setrojenar, Kecamatan Buluspesantren, Kabupaten KEBUMEN, menjadi lokasi latihan menembak senjata berat terintegrasi prajurit Artileri Pertahanan Udara (Arhanud). Dalam latihan tersebut, berbagai alat utama sistem persenjataan (alutsista) dikerahkan untuk menguji kemampuan menghadapi ancaman udara modern.
Latihan Menembak Senjata Berat (Latbakjatrat) terintegrasi yang digelar Pusat Kesenjataan Arhanud (Pussenarhanud) berlangsung selama tiga hari, mulai 19 hingga 21 Oktober 2026. Kegiatan berakhir pada Rabu (21/10/2026).
Latihan ini melibatkan berbagai alutsista pertahanan udara dari satuan jajaran Arhanud. Materi latihan mencakup kemampuan mendeteksi, mengidentifikasi, menjejak, hingga menghancurkan sasaran udara secara terintegrasi.
Dalam simulasi tersebut, sasaran berupa target drone digunakan untuk menggambarkan ancaman udara yang mungkin dihadapi dalam situasi operasi. Pussenarhanud menyebut seluruh sasaran udara dalam latihan berhasil dihancurkan secara tepat oleh alutsista Arhanud.
BACA JUGA: Ziarah hingga Bakti Sosial Warnai HUT ke-62 Partai Golkar di Kota Tegal
BACA JUGA: Massa Pendukung Sudewo Ricuh, Minta Monitor untuk Nobar Sidang Putusan
Komandan Pussenarhanud, Mayor Jenderal TNI R. Edi Setiawan, mengatakan latihan tersebut tidak sekadar menguji kemampuan menembak prajurit. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat profesionalisme, kesiapsiagaan, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas pertahanan udara.
“Setiap peluru yang ditembakkan adalah wujud sumpah prajurit untuk menjaga kedaulatan langit NKRI. Arhanud harus selalu siap sedia, sigap, dan mampu sapu bersih setiap ancaman di udara,” tegasnya.
Menurutnya, dinamika ancaman udara modern menuntut prajurit Arhanud untuk terus meningkatkan kemampuan dan kesiapan operasional. Latihan terintegrasi menjadi salah satu sarana untuk menguji koordinasi antarsatuan sekaligus memastikan alutsista dapat digunakan sesuai tugas dan fungsinya.
Melalui Latbakjatrat di Pantai Setrojenar, Pussenarhanud menegaskan komitmennya untuk menjaga profesionalisme prajurit sebagai bagian dari sistem pertahanan udara nasional.
BACA JUGA: Limbah Dapur SPPG Wonosari 2 Mengalir ke Irigasi, Pengelola Klaim Sudah Diolah
BACA JUGA: Polsek Slawi Tindaklanjuti Laporan 110 Dugaan Penarikan Paksa Kendaraan
Latihan ini sekaligus menempatkan Kebumen sebagai salah satu lokasi kegiatan latihan militer yang menguji kemampuan persenjataan dan kesiapan prajurit dalam menghadapi simulasi ancaman dari udara.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

