Berkat KUR BRI, Comring Sawargi Naik Kelas dan Buka Lapangan Kerja Bagi Warga Garut

Berkat KUR BRI, Comring Sawargi Naik Kelas dan Buka Lapangan Kerja Bagi Warga Garut

DI DEPAN : Ari saat berada didepann usahanya di Kampung Bedeng Sawah, Desa Wangunjaya, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut. Foto : dok BRI--

GARUT, diswayjateng.id – Singkong yang banyak dijumpai di Kampung Bedeng Sawah, Desa Wangunjaya, Kecamatan Banjarwangi, Kabupaten Garut, bukan sekadar komoditas pertanian bagi Ari Saftari. 

Sejak 2004, bahan pangan tersebut diolah menjadi comring dan beragam makanan ringan melalui PD Comring Sawargi.

PD Comring Sawargi memproduksi dan memasarkan beragam makanan ringan, antara lain comring, keripik pisang, keripik ubi ungu, keripik pangsit kedelai, serta produk lainnya. Produk-produk tersebut dijual melalui toko dan jaringan reseller.

"Usaha ini berangkat dari banyaknya singkong di daerah kami yang dapat diolah menjadi makanan ringan yang lebih bervariasi, salah satunya comring. Di sisi lain, ada warga sekitar yang membutuhkan pekerjaan tambahan dengan waktu yang tidak terlalu menyita aktivitas sehari-hari," ujar Ari.

BACA JUGA: Merangkai Asa dalam Asta Cita, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan melalui Pembiayaan dan Pemberdayaan Jutaan UMKM

BACA JUGA: Manfaatkan Sampah Jadi Pemecah Ombak, BRI Peduli Tanam 30 Ribu Bibit Mangrove di Pantai Utara Jawa

Untuk mengembangkan PD Comring Sawargi, Ari memanfaatkan KUR BRI sebagai tambahan modal. Dukungan tersebut digunakan untuk meningkatkan kapasitas produksi, memperluas pemasaran, serta menambah jumlah warga setempat yang terlibat dalam kegiatan usaha.

Saat ini, sebanyak 12 warga terlibat dalam berbagai tahapan produksi. Waktu kerja yang fleksibel memungkinkan mereka memperoleh tambahan penghasilan tanpa mengesampingkan tanggung jawab di rumah.

"Usaha comring ini membantu menambah penghasilan keluarga mereka. Waktu kerjanya juga cukup fleksibel sehingga tidak mengganggu tanggung jawab di rumah. Para pekerja terlibat mulai dari mengupas dan memarut singkong, mengolahnya menjadi comring, hingga mengemas produk untuk dijual," ungkap Ari.

BACA JUGA: Berkat KUR BRI, Rahmat Hidayat Sukses Membangkan Warung Sembako di Banjarwangi Kabupaten Garut

BACA JUGA: Perkuat Literasi Keuangan Generasi Muda, BRI Peduli Dukung Gerai CERDAS PeKA di Universitas Airlangga

Menjaga ketersediaan bahan baku menjadi salah satu tantangan bagi Ari, terutama saat musim kemarau. Ketika pasokan dari petani di wilayah sekitar berkurang dan harga singkong meningkat, ia mencari bahan baku dari luar daerah agar kegiatan produksi tetap berjalan.

"Alhamdulillah, KUR BRI membantu memenuhi kebutuhan modal sehingga kami dapat meningkatkan produksi dan memperluas pemasaran. Perkembangan usaha ini juga memberikan manfaat ekonomi bagi keluarga kami dan warga sekitar," tambahnya.

Perkembangan usaha PD Comring Sawargi melalui dukungan KUR BRI sejalan dengan hasil riset yang dilakukan oleh BRI Research Institute pada 2025  bertajuk "Survei Efektivitas KUR dan Beban Biaya UMKM". 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait