Damai, SPPG Tlahap Akhirnya Sepakat Beli Telur dari Peternak Kendal

Damai, SPPG Tlahap Akhirnya Sepakat Beli Telur dari Peternak Kendal

Kesepakatan damai antara SPPG Tlahap dengan peternak telur-ist-

KENDAL, diswayjateng.id — Perseteruan peternak unggas dengan mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Tlahap, Kecamatan Gemuh, Kabupaten KENDAL, akhirnya berujung kesepakatan.

SPPG Tlahap menyetujui pasokan telur untuk menu Makan Bergizi Gratis (MBG) berasal dari Koperasi Peternak Unggas Sejahtera (KPUS) Kendal.

Kesepakatan tersebut dicapai melalui mediasi di Ruang Command Center Polres Kendal.

Pertemuan berlangsung selama tiga jam, mulai pukul 18.00 hingga 21.00 WIB.

BACA JUGA: Beraksi di Batang hingga Jakarta, Polresta Batang Bekuk 3 Anggota Sindikat Pencuri ECU Grand Max

BACA JUGA: Kasus Penyerangan Bus Persib U-18 di Tol Batang, Kombes Pol Warsono: Ada 3 Tersangka

Mediasi itu mempertemukan perwakilan peternak, pengurus KPUS Kendal, mitra SPPG Tlahap, Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Kendal, serta Koordinator Mitra SPPG Kendal.

Polemik bermula ketika sejumlah peternak mendatangi SPPG Tlahap untuk meminta klarifikasi atas pernyataan Rosidah, selaku mitra SPPG.

Rosidah sebelumnya menyebut KPUS Kendal sebagai provokator. Pernyataan tersebut memicu kemarahan di kalangan peternak unggas.

Di balik perselisihan itu, terdapat persoalan yang lebih mendasar, yakni tuntutan peternak agar pengadaan telur untuk program MBG mengikuti ketentuan Badan Gizi Nasional, terutama mengenai Harga Acuan Pembelian (HAP).

BACA JUGA: Bakal ada Tol Khayangan 2 di Batang, Butuh Rp7,5 miliar untuk Akses Lereng Dieng itu

BACA JUGA: Colabs KEK Industropolis Batang-KCC Glass, Terangi Jalan hingga Kerja Bakti di Desa Kedawung

Kasat Intelkam Polres Kendal AKP Roy Demo Pradita mengatakan, kepolisian memfasilitasi mediasi agar kedua pihak dapat menyelesaikan persoalan melalui komunikasi.

“Pertemuan mediasi komunikasi malam hari ini sengaja kami fasilitasi di Polres Kendal dengan harapan dari masing-masing pihak berkeinginan mencari solusi pokok permasalahan, bukan memperpanjang masalah,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait