32 Guru SMP Di Tegal Digembleng Digitalisasi, Pembelajaran Dituntut Naik Kelas
BIMTEK - Puluhan guru di Komwil 4 Kabupaten Tegal mengikuti Bimtek di SMP Negeri 4 Adiwerna, Selasa (13/10).--
SLAWI, diswayjateng.id – Digitalisasi pendidikan tak cukup berhenti pada bantuan perangkat. Guru dituntut mampu mengubah teknologi menjadi sarana pembelajaran yang interaktif, menarik, dan bermakna bagi murid. Untuk mengejar target tersebut, sebanyak 32 guru SMP di Kabupaten Tegal mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengimbasan Optimalisasi Pemanfaatan Peralatan Digitalisasi Pembelajaran SMP Tahun 2026 di SMP Negeri 4 Adiwerna, Selasa (13/10).
Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Tegal bersama Komisariat Wilayah (Komwil) 4 itu menyasar guru-guru di wilayah Kecamatan Adiwerna, Dukuhturi, dan Talang.
Bimtek menjadi langkah untuk memperluas kemampuan pendidik dalam memanfaatkan teknologi digital sekaligus memastikan perangkat pembelajaran yang telah diterima sekolah benar-benar digunakan secara optimal.
Ketua Komwil 4 Kabupaten Tegal Ripai mengatakan, kegiatan tersebut tidak boleh berhenti pada peningkatan kompetensi 32 guru peserta. Pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh harus diteruskan kepada guru-guru lain agar manfaat digitalisasi menjangkau seluruh sekolah di wilayahnya.
BACA JUGA:140 Orang Diduga Keracunan Es Buah di Magelang, Polisi Selidiki Penyebab dan Tunggu Hasil Uji Lab
BACA JUGA:Dipesan 300 Porsi untuk Rapat Guru, Es Buah di Kajoran Berujung Dugaan Keracunan
“Harapannya, ilmu dan pengalaman yang diperoleh dalam bimtek ini bisa diimbaskan kepada seluruh guru di 22 SMP yang ada di Komwil 4. Dengan begitu, pemanfaatan teknologi digital dalam pembelajaran bisa semakin optimal dan merata,” ujar Ripai yang juga menjabat Kepala SMP NU Sunan Kalijaga Adiwerna.
Ripai didampingi Sekretaris Komwil 4 Rosidin, yang juga Kepala SMP Negeri 2 Talang. Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal beserta jajaran.
Menurut Ripai, kesempatan mengikuti bimtek menjadi bentuk dukungan penting bagi sekolah dalam meningkatkan kompetensi guru. Terlebih, program ini berkaitan langsung dengan optimalisasi bantuan peralatan digitalisasi pembelajaran yang telah diterima satuan pendidikan.
Dia mengucapkan apresiasi kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang telah memberikan kesempatan kepada perwakilan guru SMP Kabupaten Tegal untuk mengikuti pelatihan tersebut.
Bimtek pengimbasan ini merupakan tindak lanjut dari Bimtek Optimalisasi Pemanfaatan Peralatan Digitalisasi Pembelajaran SMP Tahun 2026 yang diselenggarakan Kemendikdasmen di Solo pada 21–23 September 2026. Kegiatan sebelumnya diikuti 32 guru yang mewakili 32 SMP di Kabupaten Tegal.
Salah satu materi utama yang menjadi perhatian ialah optimalisasi penggunaan Papan Interaktif Digital (PID) sebagai sarana pendukung pembelajaran di kelas. Perangkat ini diharapkan tidak sekadar menjadi alat presentasi, tetapi mampu mendorong guru menghadirkan metode belajar yang lebih dinamis melalui pemanfaatan sumber belajar digital.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

