Terpal Truk Sampah Batang Disorot DPRD, DLH Sebut Akan Evaluasi Kru

Terpal Truk Sampah Batang Disorot DPRD, DLH Sebut Akan Evaluasi Kru

Kepala DLH Kabupaten Batang Rusmanto-Disway Jateng/Bakti Buwono -

BATANG, diswayjateng.id - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten BATANG mengevaluasi kedisiplinan kru truk sampah setelah armada pengangkut sampah disorot karena muatannya berceceran di jalan. Kepala DLH Kabupaten BATANG, Rusmanto, mengatakan seluruh 16 truk sampah yang beroperasi di wilayahnya telah dilengkapi terpal sejak Mei 2026.

Namun, kelengkapan tersebut belum otomatis menjamin seluruh muatan tertutup sempurna selama perjalanan menuju tempat pembuangan akhir (TPA).

“Total ada 16 truk. Semuanya sudah berterpal per Mei 2026 kemarin,” kata Rusmanto, Senin 12 Oktober 2026.

Ia mengakui, kedisiplinan kru dalam memasang terpal pada setiap operasional masih perlu dievaluasi. DLH juga akan meninjau ukuran terpal untuk memastikan penutup mampu mengamankan muatan sampah selama perjalanan.

BACA JUGA: 75 Pemanah Muda Adu Akurasi di Kejurkab Panahan Batang

BACA JUGA: Antara Batang dan Toyama Jepang: Persahabatan Siswa SD yang Dimulai Lewat Zoom

“Nanti kita evaluasi apakah perlu ditambahi dimensinya atau seperti apa,” ujarnya.

Rusmanto menegaskan, perbaikan pelayanan pengangkutan sampah akan dilakukan secara bertahap. Menurut dia, evaluasi tidak hanya menyangkut kelengkapan armada, tetapi juga pelaksanaan prosedur operasional di lapangan.

Nomor Kabin untuk Melacak Pelanggaran

Selain mengevaluasi terpal, Rusmanto juga menggunakan nomor kabin pada setiap truk sampah. Identitas tersebut diharapkan memudahkan masyarakat melaporkan armada yang diduga tidak menjalankan prosedur operasional standar (SOP).

“Kalau lihat pelat nomor kan susah. Kalau lihat nomor kabin, nanti bisa saya lacak truk lintasan mana yang tidak sesuai SOP,” jelasnya.

BACA JUGA: Pertama Kali ke Batang, Siti Badriah Terharu Penonton Hafal Lagu-Lagunya

BACA JUGA: Dinkes Batang Ungkap Hasil Lab MBG Bawang yang Racuni 717 Warga

Dengan identitas yang mudah dikenali, laporan masyarakat diharapkan membantu DLH menelusuri armada yang bermasalah. 0Langkah ini juga dapat menjadi sarana pengawasan terhadap kedisiplinan kru selama mengangkut sampah.

Meski demikian, Rusmanto belum merinci kapan penomoran kabin tersebut akan diterapkan. Ia juga belum menjelaskan mekanisme pelaporan yang nantinya dapat digunakan masyarakat untuk menyampaikan temuan di jalan.

Armada Baru Hanya Dua Unit

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait