Polsek Dukuhturi Tegal Respons Cepat Tangani Kebakaran Warung Kosong
PADAMKAN- – Polisi bersama Damkar dan warga padamkan kebakaran warung kosong di Desa Dukuhturi. -Hermas Purwadi/Radar Slawi-
SLAWI, diswayjateng.id– Respons cepat jajaran Polsek Dukuhturi kembali terbukti efektif. Melalui layanan Call Center 110, insiden kebakaran warung kosong di Desa Dukuhturi, Kecamatan Dukuhturi, berhasil ditangani pada Selasa (6/10/2026) siang.
Kapolres Tegal AKBP Bayu Prasatyo melalui Kapolsek Dukuhturi IPTU Akhmad Jono menjelaskan, laporan kebakaran diterima operator Call Center 110 sekitar pukul 14.05 WIB dari seorang warga.
Informasi kemudian diteruskan kepada piket Pamapta Polres Tegal untuk ditindaklanjuti Polsek Dukuhturi.
“Menerima laporan, personel langsung mendatangi lokasi, melakukan pengecekan TKP, meminta keterangan saksi, berkoordinasi dengan Damkar, serta memberikan pesan kamtibmas kepada warga,” ujarnya.
Hasil pengecekan menunjukkan kebakaran terjadi pada bangunan warung kosong di atas lahan PSDA Desa Dukuhturi RT 002 RW 001.
Menurut warga, warung tersebut sudah lebih dari dua tahun tidak ditempati dan identitas pemilik tidak diketahui.
BACA JUGA:Polres Tegal Amankan 44 Motor Berknalpot Brong dalam Patroli Malam
BACA JUGA:Polres Tegal Berkolaborasi dengan Dinsos Perkuat Perluasan Agen Perlinsos
Petugas Damkar bersama polisi dan warga akhirnya berhasil memadamkan api sehingga tidak meluas. Kerugian material diperkirakan sekitar Rp3 juta.
IPTU Ahmad Joni menegaskan, respons cepat terhadap laporan masyarakat merupakan komitmen Polri dalam memberikan pelayanan dan perlindungan.
“Setiap laporan melalui Call Center 110 kami tindak lanjuti dengan cepat sesuai kondisi lapangan. Kami mengajak masyarakat segera melaporkan setiap kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan maupun keselamatan,” tegasnya.
Polsek Dukuhturi juga mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama bangunan kosong dan lingkungan dengan material mudah terbakar.
Masyarakat diminta segera menghubungi Call Center 110 bila melihat titik api atau situasi darurat. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



