Bupati Eisti’anah Tegaskan Banjir, Rob dan Abrasi Jadi Prioritas APBD Demak 2027
Bupati Demak Eisti’anah saat menyampaikan jawaban pemerintah daerah atas pandangan fraksi DPRD mengenai prioritas infrastruktur APBD 2027.-Foto: Samsul-
DEMAK, diswayjateng.id – Penanganan banjir, rob dan abrasi menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kabupaten Demak dalam pembangunan 2027. Pemulihan fungsi irigasi juga mendapat perhatian karena berkaitan langsung dengan aktivitas pertanian dan perekonomian masyarakat.
Hal itu disampaikan Bupati Demak Eisti’anah saat menjawab pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Raperda APBD Demak 2027 dalam rapat paripurna DPRD Demak, Senin (5/10/2026).
Rapat yang berlangsung di Aula DPRD Demak tersebut dipimpin Ketua DPRD Demak Zayinul Fata.
Eisti’anah mengatakan penanganan persoalan banjir, rob dan abrasi dilakukan secara terintegrasi sesuai karakteristik permasalahan di setiap wilayah.
“Penanganan banjir, rob, abrasi, dan pemulihan fungsi irigasi menjadi prioritas pembangunan daerah karena berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat, keberlangsungan kegiatan ekonomi, dan produktivitas pertanian,” kata Eisti’anah.
BACA JUGA:Damai di Sekolah, Kasus Dugaan Bullying SMPN 1 Blora Berakhir Tanpa Lanjut Penyidikan
BACA JUGA:APBD Demak 2027: Beasiswa, UHC hingga Guru Madin Jadi Perhatian
Menurutnya, Pemkab Demak terus berupaya meningkatkan infrastruktur untuk menangani banjir dan rob sesuai kemampuan keuangan daerah.
Sementara untuk penanganan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat, Pemkab Demak akan memperkuat koordinasi dan mengusulkan dukungan agar penanganan dalam satu sistem sungai dan kawasan pesisir dapat berjalan saling mendukung.
Terkait sorotan fraksi mengenai turunnya belanja modal jalan, jaringan dan irigasi, Eisti’anah menjelaskan penganggaran disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah.
Selain itu, pemerintah mempertimbangkan hasil evaluasi kegiatan tahun sebelumnya, kesiapan pelaksanaan pekerjaan serta tingkat urgensi dan manfaat langsung bagi masyarakat.
BACA JUGA:Tak Cuma Baca Buku, Pegiat TBM Demak Didorong Melek Jurnalistik
“Penganggaran tersebut disesuaikan dengan kemampuan fiskal daerah, hasil evaluasi pelaksanaan kegiatan tahun sebelumnya, kesiapan pelaksanaan pekerjaan, serta tingkat urgensi dan manfaat langsung bagi masyarakat,” jelasnya.
Pemkab Demak juga memastikan alokasi untuk program prioritas dan mandatory spending sebagian besar telah terpenuhi. Sementara kebutuhan infrastruktur pelayanan publik akan terus ditingkatkan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



