Jangan Asal Klik! Bupati Demak Ingatkan Warga Waspadai Jerat Keuangan Digital
Bupati Demak saat memberikan edukasi literasi keuangan kepada masyarakat di Pendopo Satya Bhakti Praja, Kamis (1/10/2026).-Foto: Samsul-
DEMAK, diswayjateng.id – Hanya bermodal telepon genggam, masyarakat kini bisa meminjam uang, berbelanja hingga membeli produk investasi dalam hitungan menit.
Kemudahan itu memang membuat layanan keuangan semakin mudah dijangkau. Namun di sisi lain, masyarakat juga dituntut semakin cerdas agar tidak salah mengambil keputusan.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Demak dalam kegiatan Sosialisasi Edukasi Literasi Keuangan kepada Masyarakat di Pendopo Satya Bhakti Praja, Kamis (1/10/2026).
Kegiatan tersebut digelar Bagian Perekonomian Setda Demak bekerja sama dengan BPD Demak, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Pegadaian.
Bupati Demak mengingatkan masyarakat agar tidak hanya mengejar kemudahan akses layanan keuangan. Pemahaman mengenai risiko, biaya, kewajiban hingga konsekuensi setiap transaksi juga harus menjadi pertimbangan.
BACA JUGA:Lepas Kirab Merah Putih Hari Kesaktian Pancasila, Bupati Batang Faiz Titip Pesan Ini
BACA JUGA:9 Kambing Mati Terjebak Api, Kandang 100 Meter Persegi di Patemon Semarang Ludes
“Sekarang akses masyarakat terhadap keuangan semakin luas. Tetapi kemudahan akses ini juga harus diikuti dengan pemahaman yang mendasar,” ujar Bupati Demak.
Menurutnya, perkembangan teknologi membuat masyarakat dapat mengambil keputusan finansial jauh lebih cepat dibandingkan sebelumnya.
Jika dahulu masyarakat membutuhkan waktu dan proses untuk mengajukan pinjaman atau membeli barang, kini berbagai layanan dapat diakses hanya melalui gadget.
Kondisi tersebut perlu diimbangi dengan kehati-hatian. Terlebih, masyarakat juga dihadapkan pada berbagai penawaran investasi maupun layanan keuangan yang menjanjikan keuntungan besar.
“Masyarakat harus cerdas memilih, bijak menggunakan, dan bertanggung jawab dalam mengelola,” tegasnya.
Bupati juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap berbagai iklan atau penawaran yang muncul di perangkat digital.
Keamanan data pribadi menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan agar masyarakat tidak menjadi korban penipuan maupun kejahatan digital.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:



