Kasus MBG Bawang Tembus 674, Wapres Gibran Jenguk Pasien di Batang
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming kunjungi Puskesmas Bawang, Kabupaten Batang, Senin 28 September 2026-Disway Jateng/ Bakti Buwono -
BATANG, diswayjateng.id – Kasus dugaan keracunan makanan setelah konsumsi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari SPPG Bawang, Kabupaten BATANG, terus bertambah. Hingga Senin, 28 September 2026 pukul 07.00 WIB, Dinas Kesehatan Kabupaten BATANG mencatat total 674 kasus dalam penanganan.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 34 pasien masih menjalani rawat inap di sejumlah fasilitas kesehatan. Sebagian lainnya telah diperbolehkan pulang, menjalani rawat jalan, atau mendapatkan penanganan di fasilitas kesehatan lain.
Kasus yang bermula dari wilayah Kecamatan Bawang itu kini mendapat perhatian hingga tingkat nasional. Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming langsung melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Batang pada Senin, 28 September 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Gibran mendatangi pasien yang masih menjalani perawatan di RSUD Limpung dan Puskesmas Bawang.
BACA JUGA: Cerita Sirene 80 Ambulans yang Membelah Jalanan Batang
BACA JUGA: Ratusan Peserta Ikuti Bhimasena Run Whale Shark 6K di Batang, Hiu Paus Jadi Pesan Utama
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke SD Negeri Pasusukan, Kecamatan Bawang, salah satu wilayah yang terdampak kasus dugaan keracunan tersebut.
Kedatangan Wapres berlangsung ketika penanganan medis masih berjalan dan jumlah kasus belum sepenuhnya berhenti bertambah.
Sebelumnya, pada Sabtu, 26 September 2026 pukul 07.00 WIB, Dinas Kesehatan Kabupaten Batang mencatat 589 kasus. Artinya, dalam pembaruan data dua hari kemudian, jumlah kasus tercatat bertambah 85 kasus.
Data sebelumnya juga menunjukkan ratusan pasien tersebar di sejumlah puskesmas dan rumah sakit rujukan.
BACA JUGA: BGN Turun ke Batang: Cek Korban, Dapur hingga Copot Kepala SPPG Bawang
BACA JUGA: Mantan Bupati Batang Bambang Bintoro Meninggal, Sahabat dan Bupati Faiz Kenang Sosoknya
Puluhan Pasien Masih Dirawat
Kasi Surveilans, Imunisasi dan KLB Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Khairunnisa, menyampaikan pembaruan data penanganan kasus dugaan keracunan tersebut.
"Di Puskesmas Bawang, tercatat 611 kasus dalam data fasilitas tersebut. Sebanyak 36 pasien tercatat menjalani rawat inap, dengan delapan orang masih dirawat," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

