Sebuah Kandang di Godong Ludes Terbakar, Seekor Sapi Mati Terpanggang

Sebuah Kandang di Godong Ludes Terbakar, Seekor Sapi Mati Terpanggang

Penampakan seekor sapi yang mati terpangang di Desa Bringin, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Senin (21/9/2026) dini hari. (Dok Polsek Godong)--

GROBOGAN, diswayjateng - Sebuah kandang di Desa Bringin, Kecamatan Godong, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, ludes terbakar. Seekor sapi ikut mati terpanggang dalam musibah yang terjadi pada Senin (21/9/2026).

Dalam keterangan tertulis, Kamis (24/9/2026), Kapolsek Godong AKP Muh Suharto menyebut, sapi jantan yang mati terpangang di dalam kandang tersebut milik warga setempat, Solikin (61). Kebakaran diketahui sekitar pukul 01.00 WIB, saat anak korban hendak menuju kamar mandi di antara rumah dan kandang.

”Setiba di sekira kamar mandi, ia mendengar ada suara letupan disertai suara ayam dan mentok (itik) berterbangan,” jelasnya.

Ia kemudian mengecek ke arah kandang serta melihat api telah membakar bagian pojok atap hingga kobaran api keluar melalui genting. Ia pun langsung berteriak meminta pertolongan hingga warga sekitar berdatangan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya.

BACA JUGA: Penganiayaan Remaja Perempuan di Tegowanu, Polisi Tetapkan Tiga Terduga Pelaku Sebagai ABH

BACA JUGA: Kabar Korban Meninggal Keracunan MBG Beredar, Dinkes Batang Pastikan Hoaks

”Upaya pemadaman sempat mengalami kendala karena dalam kandang ada tumpukan jerami cukup banyak,” bebernya.

AKP Suharto menjelaskan bahwa material tersebut membuat api cepat membesar sehingga warga melaporkan kejadian itu ke Polsek Godong dan Damkar setempat.

Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan pemadaman dan pendinginan pada kandang berukuran 10 meter x 10 meter tersebut.

”Dari hasil pemeriksaan, kebakaran diduga berasal dari bediang untuk mengusir nyamuk dalam kandang. Kerugian materiil yang dialami akibat kebakaran mencapai Rp 30 juta,” ujarnya.

AKP Suharto pun mengimbau masyarakat yang menggunakan bediang di kandang ternak agar benar-benar memperhatikan keamanan. Menurutnya, sumber api yang terlalu dekat dengan jerami, kayu dan bambu akan sangat mudah memicu terjadinya kebakaran, terlebih pada musim kemarau seperti saat ini.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait