Krisis Air Bersih di Alian Kebumen, Warga Pernah Bor Sumur 100 Meter tapi Gagal
Warga menerima bantuan air bersih di tengah krisis air akibat kemarau panjang di Kecamatan Alian, Kebumen.-diswayjateng/Muharom Adi Yuliarta-
KEBUMEN, diswayjateng.id – Krisis air bersih kembali menghantui warga Kecamatan Alian, Kabupaten KEBUMEN. Kemarau panjang membuat sejumlah sumber air mengering, sementara upaya warga mencari sumber air baru dengan pengeboran hingga kedalaman sekitar 100 meter juga belum membuahkan hasil.
Kondisi tersebut dirasakan warga Dukuh Jogonayan, Desa Surotrunan, dan Dukuh Karangdadi, Desa Bojongsari. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga kini harus mengandalkan bantuan air bersih yang dikirim menggunakan tangki.
Terbaru, Bidpropam Polda Jawa Tengah bersama Sipropam Polres Kebumen menyalurkan empat tangki air bersih atau sekitar 20 ribu liter kepada warga terdampak, Rabu (23/9/2026).
Bantuan tersebut menjadi bagian dari bakti sosial dalam rangka Hari Jadi Propam Polri ke-24. Distribusi dimulai sekitar pukul 09.00 WIB dan dilakukan di dua dukuh yang mengalami kesulitan air.
BACA JUGA: BREAKING NEWS! Dugaan Keracunan Menu MBG, Puluhan Siswa dan Warga Dirujuk ke RSUD Limpung dan Batang
BACA JUGA: Peti Jenazah Bagus Korban KM Virgo Transport 8 yang Tenggelam Tiba di Rumah Duka di Klaten
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama musim kemarau.
“Semoga bantuan air bersih dari kepolisian ini dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan air akibat musim kemarau,” kata AKBP Putu.
Pengeboran 100 Meter Tetap Gagal
Kepala Dusun Jogonayan, Nursalim, mengatakan kondisi kekeringan tahun ini cukup parah. Menurutnya, persoalan krisis air bersih sebenarnya telah berulang selama puluhan tahun setiap musim kemarau.
“Terima kasih atas bantuan air bersih dari Bidpropam. Kekeringan kali ini cukup parah,” ujar Nursalim.
BACA JUGA: Pelibatan Camat dalam Pengawasan Program MBG di Salatiga Diperlukan
BACA JUGA: 'Sadar Desa' Diluncurkan di Purwodadi Purworejo, Arsip Desa Kini Didigitalisasi
Warga selama ini mendapatkan bantuan air dari BPBD Kebumen. Namun, jumlahnya belum mampu sepenuhnya memenuhi kebutuhan masyarakat karena distribusi juga harus menjangkau wilayah lain yang mengalami kekeringan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: