Lupakan WhatsApp, BPKPAD Batang Luncurkan Koneksi

Lupakan WhatsApp, BPKPAD Batang Luncurkan Koneksi

BPKPAD Kabupaten Batang luncurkan Koneksi, aplikasi berbasis web untuk sharing file hingga pengetahuan, Selasa 22 September 2026-ist-

BATANG, diswayjateng.id — Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Kabupaten BATANG meluncurkan inovasi digital bernama Koneksi untuk mengintegrasikan pengetahuan, dokumen, dan layanan internal antarpegawai.

Koneksi merupakan akronim dari Knowledge and Office Collaboration System. Sistem tersebut dikembangkan sebagai ruang kolaborasi internal agar pertukaran informasi dan pengelolaan dokumen kerja tidak lagi tersebar di berbagai saluran.

Kasubbag Umum dan Kepegawaian BPKPAD Kabupaten Batang, Ika Nur Bintari, mengatakan Koneksi dikembangkan untuk membangun budaya kerja yang lebih terintegrasi.

“Jadi, Koneksi ini ada integrasi terkait knowledge sharing, di dalamnya kita bisa berbagi pengetahuan, dokumen kerja, seperti arsip digital,” kata Ika di Aula Kabupaten Batang, Selasa 22 September 2026.

BACA JUGA: 38,75 Km Garis Pantai Batang Terus Berubah, Abrasi dan Rob Mengintai

BACA JUGA: Bangunan Rusak Parah, 24 SD dan 10 SMP di Batang Direvitalisasi

Menurut dia, sebelum inovasi tersebut dikembangkan, penyampaian informasi internal masih banyak dilakukan melalui aplikasi pesan WhatsApp.

Sementara itu, dokumen kerja masih tersimpan secara terpisah pada perangkat atau penyimpanan digital masing-masing pegawai.

Kondisi tersebut menjadi salah satu latar belakang pengembangan Koneksi sebagai sistem yang lebih terpusat.

Ika menjelaskan, Koneksi memiliki tiga fitur utama, yakni Knowledge Center, Document Center, dan Service Center.

BACA JUGA:Kondisi Warga Keracunan Berangsur Membaik, Dinkes Batang Tunggu Hasil Lab 

BACA JUGA: Malam Panjang Warga Rowosuko Batang Usai Santap PMT Posyandu

Knowledge Center digunakan sebagai ruang berbagi pengetahuan antarpegawai. Pegawai dapat mengunggah materi atau pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan tertentu untuk kemudian diakses pegawai lainnya.

“Misalnya materi saya habis sosialisasi terkait menjadi ASN yang adaptif, kolaboratif, atau digitalisasi. Di-upload, nanti tiap pegawai bisa lihat dan bisa unduh,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait