Kondisi Warga Keracunan Berangsur Membaik, Dinkes Batang Tunggu Hasil Lab
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, Ida Susilaksmi saat menjenguk korban dugaan keracunan PMT di RSUD Batang, Selasa 22 September 2026-Disway Jateng/ Bakti Buwono-
BATANG, diswayjateng.id - Kabar baik datang dari warga Desa Rowobelang, Kecamatan BATANG, Kabupaten BATANG, yang mengalami gejala setelah mengonsumsi makanan tambahan (PMT) Posyandu.
Kondisi warga yang mendapatkan perawatan medis dilaporkan berangsur membaik. Termasuk pasien yang sebelumnya datang dengan kondisi paling berat.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, dr. Ida Susilaksmi, mengatakan kondisi pasien secara umum masih dalam pemantauan tenaga medis.
“Yang pada saat datang itu paling parah, alhamdulillah sudah menunjukkan perbaikan,” kata Ida, Selasa 22 September 2026.
BACA JUGA: Malam Panjang Warga Rowosuko Batang Usai Santap PMT Posyandu
BACA JUGA: Mual, Muntah dan Diare Usai Santap PMT Posyandu, 21 Warga Dilarikan ke RSUD Batang
Pasien tersebut masih mengalami mual dan pusing. Namun, secara umum kondisinya dinilai aman.
“Masih ada mual-mual, masih ada pusing, tetapi secara umum sejauh ini aman,” ujarnya.
Hingga Selasa 22 September2026 pukul 13.00 WIB, Dinas Kesehatan Kabupaten Batang mencatat 40 orang mengonsumsi PMT dalam kegiatan Posyandu tersebut.
Dari jumlah itu, 35 orang mengalami gejala. Sementara lima orang lainnya tidak mengalami gejala.
BACA JUGA: Puluhan Warga Rowobelang Batang Diduga Keracunan Usai Santap PMT Posyandu
BACA JUGA: 38,75 Km Garis Pantai Batang Terus Berubah, Abrasi dan Rob Mengintai
Penanganan terhadap warga dilakukan sejak laporan diterima Dinas Kesehatan sekitar pukul 07.00 WIB.
Petugas Puskesmas Batang 3 kemudian memberikan pelayanan di Mushola Al-Ikhlas, RT 02/RW 02, Desa Rowobelang.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: