Puluhan Warga Rowobelang Batang Diduga Keracunan Usai Santap PMT Posyandu

Puluhan Warga Rowobelang Batang Diduga Keracunan Usai Santap PMT Posyandu

Ilustrasi keracunan makanan-ist-

BATANG, diswayjateng.id — Sebanyak 34 warga Dukuh Rowosoko, Desa Rowobelang, Kecamatan BATANG, Kabupaten BATANG, diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dalam kegiatan Posyandu.

Korban berasal dari berbagai kelompok usia. Mulai dari lanjut usia (lansia) hingga balita dilaporkan mengalami keluhan kesehatan setelah menyantap makanan tersebut.

Camat Batang Luksono Pramudito membenarkan adanya dugaan keracunan yang dialami warga. Peristiwa itu terjadi setelah kegiatan Posyandu Lansia dan Balita di Posyandu Mawar, RT 1 dan RT 2/RW 2, Desa Rowobelang.

Menurut Luksono, kegiatan Posyandu semula dijadwalkan berlangsung pada Senin pagi. Namun, pelaksanaannya diundur hingga sore karena ada warga yang meninggal dunia.

BACA JUGA: 38,75 Km Garis Pantai Batang Terus Berubah, Abrasi dan Rob Mengintai

BACA JUGA: Bangunan Rusak Parah, 24 SD dan 10 SMP di Batang Direvitalisasi

" Kegiatan Posyandu yang seharusnya dilaksanakan Senin pagi diundur ke sore hari karena ada warga yang meninggal dunia. Namun, menu PMT tersebut sudah dimasak sejak pagi hari," ujar Luksono, Selasa 22 September 2026.

Menu PMT yang dibagikan terdiri atas bubur kacang hijau, tahu bacem, dan roti tawar. Makanan tersebut berasal dari anggaran Dana Desa dan dikelola serta disajikan oleh kader kesehatan desa setempat.

Keluhan kesehatan mulai dirasakan warga pada Senin malam sekitar pukul 21.00 WIB. Sejumlah warga mengalami mual, pusing, hingga diare.

"Malam hari warga mulai merasakan gejala dan berdatangan ke RSUD Kalisari. Karena gejalanya sama, kami langsung melakukan tindakan penanganan cepat," kata Luksono.

BACA JUGA: Wisata Prioritas 2027, Bandar Eco Park Batang dengan Air Alami yang Tak Habis-habis

BACA JUGA: Viral Paket Bantuan “dari Purworejo Untuk Sumatera”, Warga Kaget Disebut Berakhir Di Dekat Tempat Sampah

Warga yang mengalami keluhan kemudian mendapat penanganan medis. Petugas gabungan juga dikerahkan untuk menangani dugaan keracunan tersebut.

Tim yang turun antara lain dari Polsek, Kecamatan Batang, Pemerintah Desa Rowobelang, Puskesmas Batang 3, Dinas Kesehatan Kabupaten Batang, serta jajaran RSUD Kalisari.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: