Operasional Di Industri Jalan Tol Menjadi Materi Perkuliahan JSN

Operasional Di Industri Jalan Tol Menjadi Materi Perkuliahan JSN

Direktur Teknik dan Operasional PT Jasamarga Solo Ngawi M. Historya Ayanda. Foto : Ist--

BOYOLALI, diswayjateng.id - Operasional di industri Jalan Tol menjadi salah satu materi Perkuliahan PT Jasamarga Solo Ngawi (JSN) saat sebagai Kuliah Dosen Tamu dalam  perkuliahan di Universitas Muhammadiyah PKU Surakarta (UMPKU). 

Hadir sebagai Kuliah Dosen Tamu Selasa 15 September 2026, Direktur Teknik dan Operasional PT Jasamarga Solo Ngawi M. Historya Ayanda.

Dalam materinya, Historya menekankan pengalaman mengenai praktik operasional di industri jalan tol.

Dalam pemaparannya, materi turut dikaitkan dengan praktik PT JSN dalam penyelenggaraan jalan tol."Termasuk aspek operasional, pelayanan, pemeliharaan, keselamatan, dan pengelolaan sumber daya," ungkapnya.

BACA JUGA: Libur Idul Fitri 1447H/2026, Jasamarga Solo Ngawi Catat Volume Lalu Lintas Sebanyak 250 ribu Kendaraan

BACA JUGA: PT Jasamarga Solo Ngawi Salurkan Bantuan Pembangunan Masjid di Sawahan Boyolali

Pembahasan juga memberikan gambaran mengenai pekerjaan di sektor jalan tol serta kompetensi yang perlu dipersiapkan mahasiswa untuk menghadapi kebutuhan dan persaingan dunia kerja.

Tidak hanya membahas kompetensi akademik, kegiatan ini juga menyoroti kemampuan beradaptasi, berkomunikasi, berkolaborasi.

"Serta kemauan mahasiswa untuk terus belajar menjadi bekal penting bagi mahasiswa sebelum memasuki dunia profesional," terang dia. 

BACA JUGA: Lebih Representatif, Jasamarga Solo Ngawi Renovasi Masjid di GT Ngemplak

BACA JUGA: Wujudkan Komitmen Melayani Sepenuh Hati, PT Jasamarga Solo Ngawi Gelar Temu Pelanggan Jalan Tol

Selain terkait wawasan, Historya menyinggung kesiapan mahasiswa dalam menghadapi dunia kerja yang terus berkembang.

Dimana, mahasiswa perlu memahami bahwa kebutuhan industri terus berkembang. Karena itu, menurut dia, kompetensi yang dimiliki tidak cukup hanya dari sisi akademik, tetapi juga harus dibarengi kemampuan beradaptasi, berkomunikasi, berkolaborasi, dan kemauan untuk terus belajar. 

"Hal tersebut menjadi bekal penting ketika nantinya memasuki dunia profesional," jelas Historya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: