Atap Pasar Batang: Banyak Bocor, Usia 10 Tahun, Butuh Rp7 Miliar
Suasana lantai 2 Pasar Batang, Rabu 16 September 2026-Disway Jateng/ Bakti Buwono-
BATANG, diswayjateng.id - Hujan menjadi persoalan tersendiri bagi pedagang di Pasar BATANG. Air disebut masuk melalui banyak titik atap yang telah dikeluhkan pedagang selama sekitar tiga tahun terakhir.
Dwi Muatik (36), pedagang tahu di Pasar Batang, mengatakan kebocoran semakin parah ketika hujan turun. Kondisi itu bahkan disebut membuat sebagian pedagang tidak berjualan.
"Kalau pas hujan bocornya parah, Mas, sudah tiga tahun terakhir. Sampai ada yang tidak jualan. Banyak titik bocornya," kata Dwi, Rabu 16 September 2026.
Menurut Dwi, kondisi tersebut juga menyulitkan pedagang lanjut usia yang tetap beraktivitas di pasar. Ia menyebut pernah ada pedagang yang terpeleset akibat kondisi di pasar.
BACA JUGA: Perubahan APBD Batang Rp1,95 triliun Disepakati, Bupati: Kerja Keras Kejar Infrastruktur
BACA JUGA: Tender KPBU APJ Batang: Belum Ada Dokumen Penawaran Masuk, Batas Akhir 17 September
"Kasihan yang sudah tua-tua. Pernah ada yang terpeleset," ujarnya.
Keluhan serupa disampaikan Mujinah (60), pedagang ketela di lantai dua Pasar Batang. Ia mengatakan kondisi atap mulai mengalami kebocoran parah sekitar tiga tahun terakhir.
"Iya benar, sudah tiga tahun terakhir ini kayaknya mulai bocor-bocor parah itu. Harapannya sih ya diperbaiki atapnya," kata Mujinah.
Mujinah berharap perbaikan segera dilakukan karena kebocoran disebut terjadi di berbagai bagian pasar. Kondisi tersebut terutama menjadi persoalan ketika hujan turun.
BACA JUGA: Sebulan, Batang Gelar Pelayanan KB Gratis Serentak untuk 2.631 Akseptor
BACA JUGA: Dishub Batang Soroti Bus Tunas Muda Terbakar di Tol, Soroti APAR
Kepala Disperindagkop UKM Kabupaten Batang Wahyu Budi Santosa mengatakan Pasar Batang merupakan salah satu aset pasar milik pemerintah kabupaten. Menurut dia, kondisi atap pasar tersebut memang menjadi perhatian pemerintah daerah.
Wahyu menyebut terdapat delapan pasar milik Kabupaten Batang yang kondisinya cukup kritis. Pemerintah daerah tetap melakukan perbaikan setiap tahun, termasuk terhadap bagian atap dan lantai pasar.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: