Data Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Semarang Bisa Ajukan Pembaruan

Data Desil Bansos Tak Sesuai Kondisi? Warga Semarang Bisa Ajukan Pembaruan

Warga Kota Semarang yang merasa data desil bantuan sosial tidak sesuai dengan kondisi ekonomi terkini dapat mengajukan pembaruan melalui mekanisme yang berlaku.-Wahyu Sulistiyawan-Wahyu Sulistiyawan

SEMARANG, diswayjateng.id – Warga Kota Semarang yang merasa status desil bantuan sosial (bansos) tidak lagi sesuai dengan kondisi ekonomi mereka dapat mengajukan perubahan data. Dinas Sosial (Dinsos) Kota Semarang membuka mekanisme pengaduan agar data penerima bansos dapat diperbarui berdasarkan kondisi masyarakat di lapangan. 

Kepala Dinsos Kota Semarang Agus Junaedi mengatakan, pengajuan perubahan data desil berlangsung setiap bulan. Jumlah usulan yang masuk bahkan mencapai ratusan. 

“Setiap bulan yang mengajukan pembaruan atau perubahan data itu ada ratusan, bahkan sampai 300 lebih pengajuan. Mekanismenya dimulai dari pengusulan di tingkat RT dan RW, lalu dibahas melalui Musyawarah Kelurahan (Muskel),” kata Agus di Semarang, Selasa (15/9). 

BACA JUGA:Warga Simbang Kulon Syok, Buntut Karnaval Pekalongan Viral

BACA JUGA:Heboh Demo Makan Bergizi Gratis di Kudus, Bupati Kudus Janji Evaluasi Dapur SPPG 2x24 Jam

Pengajuan Tidak Otomatis Mengubah Status Desil 

Agus menjelaskan, pengajuan perubahan desil tidak serta-merta membuat status ekonomi warga berubah. Setiap usulan harus melalui proses verifikasi dan validasi (verval) untuk memastikan kondisi yang dilaporkan sesuai dengan keadaan sebenarnya. 

Pemeriksaan dilakukan melalui penelusuran secara tertulis maupun pengecekan langsung ke lapangan. Sejumlah unsur dilibatkan dalam proses tersebut, mulai dari relawan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), kelurahan, hingga pengurus RT dan RW. 

Aspek yang diperiksa antara lain pekerjaan, penghasilan tambahan, serta aset atau peninggalan keluarga yang dimiliki warga. 

Dengan mekanisme tersebut, warga yang berdasarkan hasil verifikasi memang mengalami kondisi ekonomi yang lebih rendah dapat diusulkan untuk mendapatkan penyesuaian status desil. 

 

Hasil Muskel Diteruskan ke Kemensos

Setelah melalui proses di tingkat kelurahan, data hasil Muskel selanjutnya diproses oleh Dinsos untuk diteruskan melalui Wali Kota Semarang kepada Kementerian Sosial (Kemensos). 

“Jadi nantinya data hasil Muskel diusulkan Dinsos melalui Wali Kota ke Kementerian Sosial (Kemensos), untuk kemudian divalidasi oleh BPS Pusat secara berkala setiap tiga bulan,” jelas Agus. 

Artinya, perubahan status desil membutuhkan sejumlah tahapan dan tidak hanya ditentukan berdasarkan pengajuan masyarakat. 

 

Desil 1-4 Jadi Sasaran Banyak Pengajuan

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: