Perangi Masalah Sosial dan Narkoba, BAZNAS dan BNN Kota Tegal Siap Kolaborasi Program
KUNJUNGAN - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tegal menerima kunjungan audiensi dari jajaran Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tegal, Selasa (8/9). --
TEGAL, diswayjateng.id - Dua instansi penting di Kota Tegal, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dan Badan Narkotika Nasional (BNN), siap kolaborasi program dan memutuskan untuk bergandengan tangan. Bertempat di kantor BAZNAS, jajaran BNN Kota Tegal melakukan kunjungan audiensi guna merumuskan strategi bersama dalam mengentaskan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, Selasa (8/9).
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan kekeluargaan ini tak sekadar menjadi ajang silaturahmi biasa. Kedua lembaga memanfaatkan momentum tersebut untuk menyelaraskan visi, menukar informasi program kerja, hingga merancang titik temu kolaborasi lintas sektor.
Ketua BAZNAS Kota Tegal, Harun Abdi Manaf, menyambut baik sinergi antarlembaga ini. Menurutnya, penanganan masalah sosial di masyarakat tidak bisa dikerjakan sendirian, melainkan butuh keterlibatan banyak pihak agar dampaknya berkelanjutan.
"Dalam audiensi tersebut, kedua belah pihak mendiskusikan peluang integrasi program kerja, seperti penyaluran bantuan sosial, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga program edukasi dan pencegahan yang menyasar kelompok rentan," ujar Harun.
BACA JUGA:Bank Bahari Terseok: Rugi Rp1,7 Miliar, Kredit Macet Rp8 Miliar, DPRD Tegal Desak Perubahan Total
BACA JUGA:Enam Bulan di Huntara, Pahruri Dihantui Retakan Tanah dan Ketidakpastian Huntap
Di satu sisi, BAZNAS memiliki instrumen kuat dalam pengelolaan serta penyaluran dana zakat, infak, dan sedekah untuk mendongkrak kesejahteraan warga. Di sisi lain, BNN mengemban misi vital dalam pencegahan dan penanganan kasus narkotika.
Jika dikolaborasikan, potensi kedua lembaga diyakini mampu menghadirkan program yang jauh lebih komprehensif. Sebagai contoh, penguatan ketahanan masyarakat bisa ditempuh lewat pemberdayaan ekonomi bagi kelompok rentan agar mereka memiliki kemandirian finansial dan tidak mudah terjerumus pada lingkaran hitam narkoba.
Selain aspek ekonomi, pendekatan edukasi bahaya narkotika juga akan diperkuat melalui program sosial yang langsung menyentuh akar rumput. Harun berharap, pertemuan strategis ini lekas berlanjut ke tahap aksi nyata yang terukur, sehingga manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh warga Kota Tegal.
"Kami berharap silaturahmi ini tidak berhenti pada audiensi saja, tetapi bisa menjadi pijakan awal untuk melahirkan aksi nyata. Sinergi antara pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah dengan upaya pencegahan serta penanganan masalah sosial," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: