PKB Sorot Defisit APBD Perubahan Batang Capai Rp194 Miliar

PKB Sorot Defisit APBD Perubahan Batang Capai Rp194 Miliar

Rapat paripurna DPRD Kabupaten Batang, Selasa 8 September 2026-ist -

BATANG, diswayjateng.id – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten BATANG menyoroti arah kebijakan anggaran dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Perubahan APBD Kabupaten BATANG Tahun Anggaran 2026.

Sorotan utama diarahkan pada kondisi ketika pendapatan daerah mengalami penurunan, sementara belanja daerah justru mengalami peningkatan cukup signifikan.

Hal tersebut disampaikan Juru Bicara Fraksi PKB DPRD Kabupaten Batang, Muafie, dalam Pandangan Umum Fraksi terhadap Raperda Perubahan APBD 2026, Selasa 8 September 2026.

"Fraksi PKB memahami bahwa perubahan APBD diperlukan untuk menyesuaikan target pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah dengan perkembangan kondisi yang ada," kata Muafie.

BACA JUGA: Gejolak di Kompleks Waxinda Jadi Pelajaran, DPRD Batang Soroti Hak Buruh Sejak Masa Persiapan

BACA JUGA: TBC di Batang Diburu Lewat Rontgen Portabel, 59 Kasus Ditemukan dari 25 Titik

Menurutnya, perubahan APBD tidak semestinya hanya dimaknai sebagai penyesuaian angka dalam dokumen anggaran.

Perubahan APBD harus menjadi momentum mengevaluasi pelaksanaan anggaran sekaligus memperbaiki program yang belum berjalan optimal.

Berdasarkan rancangan perubahan APBD, pendapatan daerah turun sekitar Rp64,02 miliar atau 3,52 persen.

Pendapatan tersebut semula ditargetkan Rp1,820 triliun, kemudian berubah menjadi sekitar Rp1,756 triliun.

BACA JUGA: Kejar Target 3.000 Pekerja, Daker Batang Jemput Bola ke Alumni SMK

BACA JUGA: Ancaman Algoritma Medsos, Kapolresta Batang Serukan Gen Z Peace

Pada saat bersamaan, belanja daerah justru meningkat sekitar Rp62,31 miliar atau 3,3 persen.

Belanja daerah yang sebelumnya sekitar Rp1,888 triliun naik menjadi sekitar Rp1,950 triliun.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: