TBC di Batang Diburu Lewat Rontgen Portabel, 59 Kasus Ditemukan dari 25 Titik
AFC Tuberculosis Dinas Kesehatan Kabupaten Batang di Desa Denasri Wetan, Selasa 8 September 2026-Disway Jateng/ Bakti Buwono-
BATANG, diswayjateng.id – Dinas Kesehatan Kabupaten BATANG terus memperkuat upaya penemuan kasus tuberkulosis (TBC) melalui kegiatan active case finding (ACF).
Langkah ini dilakukan dengan mendatangi langsung masyarakat, terutama kelompok yang memiliki risiko tinggi tertular TBC.
Kegiatan ACF kali ini digelar di Balai Desa Denasri Wetan, Kecamatan Batang Selasa 8 September .
Skrining tersebut menyasar kontak erat penderita TBC dan masyarakat yang memiliki gejala mengarah pada penyakit tersebut, sekaligus dikolaborasikan dengan program Cek Kesehatan Gratis.
BACA JUGA: Pekerja Pabrik Mainan Bergejolak, Pemkab Batang Sentil Komunikasi Waxinda
BACA JUGA: Kejar Target 3.000 Pekerja, Daker Batang Jemput Bola ke Alumni SMK
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Batang Ida Susilaksmi mengatakan, ACF dilakukan untuk meningkatkan cakupan penemuan penderita TBC di daerah tersebut.
“Tujuannya untuk menemukan kasus tuberkulosis yang tersembunyi atau belum terdeteksi di tengah masyarakat secara proaktif sehingga dapat meningkatkan cakupan penemuan penderita TBC di Kabupaten Batang,” kata Ida.
Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan wawancara untuk mengetahui faktor risiko serta gejala yang dialami masyarakat. Skrining juga didukung pemeriksaan menggunakan alat rontgen portabel untuk membantu menemukan TBC secara dini.
Ida menjelaskan, orang yang tinggal serumah dengan penderita TBC menjadi salah satu sasaran utama ACF. Kelompok tersebut memiliki risiko lebih besar tertular karena berada dalam lingkungan kontak erat dengan pasien yang telah terdiagnosis TBC.
BACA JUGA: Ancaman Algoritma Medsos, Kapolresta Batang Serukan Gen Z Peace
BACA JUGA: Harapan Bupati Batang di Pundak FKUB, Turut Tangkal Bullying hingga Konflik Sosial
Selain kontak serumah, skrining juga menyasar masyarakat yang mengalami gejala mengarah pada TBC.
Beberapa di antaranya berupa batuk lebih dari dua minggu, batuk berdarah, penurunan berat badan, serta kondisi tubuh yang sering mengalami gangguan kesehatan.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:

