Pendaki Tektok Gunung Slamet Via Permadi Guci Tegal Wajib Pakai Guide

Pendaki Tektok Gunung Slamet Via Permadi Guci Tegal Wajib Pakai Guide

MENDAKI - Sejumlah pecinta alam mendaki Gunung Slamet melalui Permadi Guci, Kabupaten Tegal, Selasa (1/9).--

SLAWI, diswayjateng.id – Bagi pendaki yang punya rencana muncak Gunung Slamet lewat jalur Permadi Guci, Kabupaten Tegal, jangan lagi mengandalkan keberanian semata. Ada aturan baru yang kini wajib dipatuhi, khususnya bagi pendaki tektok, wajib pakai guide.

Mereka yang ingin naik-turun Gunung Slamet tanpa bermalam atau mendirikan tenda, kini wajib menggunakan pemandu.

Aturan tersebut diterapkan pengelola jalur pendakian Permadi Guci Tegal sebagai langkah memperketat pengamanan. Terlebih, kawasan menuju puncak Gunung Slamet memiliki sejumlah titik rawan yang tidak bisa dianggap remeh.

Ketua Pengelola Jalur Pendakian Permadi Guci, Teguh Suswanto, mengatakan kebijakan tersebut mulai diterapkan sebagai bentuk keseriusan pengelola dalam memastikan keselamatan pendaki.

BACA JUGA:Fraksi Golkar Kota Tegal Desak Database Kemiskinan Dibenahi

BACA JUGA:Harta Kekayaan Kabid Pembinaan SD Disdikpora Rembang Tembus Rp 1,15 Miliar, Utang Susut Setengahnya

"Kewajiban menggunakan guide diberlakukan semata-mata demi keamanan para pendaki, khususnya pendaki tektok. Mereka wajib menggunakan guide atau pemandu demi keamanan dan keselamatan selama pendakian," kata Teguh, Selasa (1/9/2026).

Menurut dia, pendaki tektok memiliki karakter perjalanan yang berbeda. Karena tidak bermalam, waktu perjalanan cenderung lebih padat sehingga pendaki dituntut mampu mengatur kondisi fisik dan memahami medan dengan baik.

Di sisi lain, jalur menuju kawasan puncak Gunung Slamet memiliki medan dan sejumlah lokasi yang membutuhkan kewaspadaan ekstra.

Karena itu, keberadaan guide diharapkan tidak sekadar menjadi pendamping perjalanan. Pemandu juga berperan memberikan arahan terkait kondisi jalur, cuaca, medan serta lokasi-lokasi yang memiliki potensi bahaya. Tak cukup hanya membawa perlengkapan pendakian. Administrasi juga diperketat.

BACA JUGA:Pasar Belik Kebakaran, PPP Jateng Tagih Gerak Dua Wakilnya di DPRD Pemalang

BACA JUGA:Cegah Risiko Sejak Dini, Pemkab Tegal Genjot Pembentukan Kampung Siaga Bencana

Teguh menyebut seluruh pendaki tetap diwajibkan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan pengelola. Di antaranya membawa surat keterangan sehat dan satu materai untuk setiap rombongan.

"Ketentuan ini berlaku untuk semua pendaki. Harapannya, seluruh pendaki mengikuti peraturan yang sudah diterapkan di basecamp pendakian," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait