BPJS Kesehatan, Wali Kota Salatiga Robby Soroti Stigma Negatif Layanan JKN
FORUM KEMITRAAN : BPJS Kesehatan saat menyampaikan pembahasan Forum Kemitraan kepada Wali Kota Robby Hernawan. Foto : Ist/ Erna Yunus Basri--
SALATIGA, diswayjateng.id - Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan menyoroti masih adanya stigma negatif masyarakat terhadap layanan JKN.
"Seperti antrean panjang dan anggapan pelayanan yang belum optimal," kata Robby Hernawan.
Untuk itu, ia meminta BPJS Kesehatan bersama fasilitas kesehatan dan pemerintah daerah memperkuat sinergi agar layanan JKN semakin mudah, cepat, setara, dan berkualitas.
Dihadapan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran secara langsung, Senin 31 Agustus 2026, Robby menyinggung jika BPJS Kesehatan bersama seluruh pemangku kepentingan harus mampu membuktikan bahwa pemanfaatan layanan JKN tidak seperti stigma negatif yang dirasakan masyarakat.
BACA JUGA: Pertama di Salatiga, Tenis Meja Digelar di Ruang Terbuka Alun-Alun Pancasila Salatiga
BACA JUGA: Honda Jazz Tabrak Pohon di Salatiga, Pengemudi Asal Kabupaten Semarang Luka Kaki Kiri
"Perlu ada kolaborasi dan sinergi yang solid antara BPJS Kesehatan dengan FKTP maupun FKRTL," tegasnya.
Ia juga mendorong optimalisasi layanan digital, termasuk Mobile JKN dan antrean daring, serta penyediaan layanan yang ramah bagi kelompok rentan. Serta, menekankan kepastian penanganan persalinan dengan mengutamakan keselamatan ibu dan bayi serta kemudahan akses JKN bagi penduduk yang tinggal sementara di Salatiga.
"Saya meminta Dinas Kesehatan memastikan pemerataan akses dan mutu layanan, sedangkan Dinas Sosial memperkuat pendataan masyarakat yang membutuhkan jaminan kesehatan," ucapnya.
BACA JUGA: Daihatsu Ayla Vs Mitsubishi L300 Tabrakan di Simpang EMpat Klampeyan Salatiga
BACA JUGA: Biaya Operasional Proyek Investasi Hunian bagi Lansia Pertama di Salatiga Diprediksi Rp30,57 Miliar Pertahun
Sementara, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, Sri Mugirahayu, menyampaikan bahwa kepesertaan JKN di Kota Salatiga telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) berkat dukungan Pemerintah Kota Salatiga.
BPJS Kesehatan juga terus mendorong penerapan Janji Layanan JKN, penggunaan NIK/KTP, dan optimalisasi Mobile JKN untuk memberikan kemudahan bagi peserta.
Pihaknya terus berkomitmen menghadirkan inovasi dan kemudahan akses layanan digital.
"Semata, agar setiap peserta JKN di Kota Salatiga mendapatkan kepastian serta mutu pelayanan kesehatan terbaik tanpa kendala administrasi," ujar Sri.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:




