Pecinta Reptil Jatuh Ke Jurang Curug Lawe Benowo Ungaran Sedalam 40 Meter

Pecinta Reptil Jatuh Ke Jurang Curug Lawe Benowo Ungaran Sedalam 40 Meter

EVAKUASI : Evakuasi yang berlangsung dalam kondisi minimnya pencahayaan, melibatkan tim gabungan dari Basarnas Semarang dan Tim SAR. Foto : Dok Basarnas Semarang--

UNGARAN, diswayjateng.id - Seorang pecinta reptil jatuh ke jurang sedalam 40 meter di area air terjun Curug Lawe Benowo, Kalisidi, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Korban bernama Galih Rizky (20), merupakan warga Gondokusuman, Yogyakarta.    

Evakuasi korban yang mengalami luka di bagian kepala dan kaki, cukup dramatis berlangsung hingga Sabtu 29 Agustus 2026, tengah malam. Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi korban dalam kondisi selamat dan dilarikan ke RSUD Ungaran

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Semarang Budiono dalam keterangan mengatakan, sebelum kejadian korban berada di area Curug Lawe bersama beberapa rekannya melakukan kegiatan herping (kegiatan mencari, mengamati, atau mendokumentasikan reptil serta amfibi di habitat aslinya). 

"Saat kejadian, korban bersama tiga rekannya yang lain dalam rangka herping," ungkap Budiono, dalam video  yang beredar. 

BACA JUGA: Berbekal Mukenah dan Uang Rp4000, Bocah 11 Tahun Asal Gunungpati Tersesat di Ungaran Barat

BACA JUGA: Truk Muatan Biji Plastik Terguling di Tol KM 430.900 Beji Ungaran Timur

Di tengah menyusuri jalur setapak di hutan area curug Lawe, diduga kurangnya pencahayaan dan rombongan ini kurang berhati-hati, hingga korban terpeleset. Korban saat itu tidak menyadari di sekitarnya merupakan jurang sedalam 40 meter. Alhasil, jalanan yang basah karena embun membuat korban terperosok ke jurang  

Evakuasi korban yang terjatuh cukup dramatis, setelah seseorang dari rombongan menghubungi Basarnas Semarang meminta bantuan.

Memakan waktu dua jam lebih, korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat sekitar pukul 02.00 WIB menggunakan high angle rescue technique (HART) atau teknik pertolongan di ketinggian.

Evakuasi yang berlangsung dalam kondisi minimnya pencahayaan, melibatkan tim gabungan dari Basarnas Semarang dan Tim SAR. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait