Bus Rombongan Masa Pati Dilempar Batu di Tol Japek Saat Menuju DPR RI
Bus yang membawa rombongan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) mendapat pelemparan batu bata merah oleh orang tak dikenal. - dok.istimewa ---
PATI, diswayjateng.id — Bus yang membawa rombongan Aliansi Masyarakat PATI Bersatu (AMPB) mendapat pelemparan batu bata merah oleh orang tak dikenal saat melintas di Tol Jakarta-Cikampek (Japek) KM 54–55, Senin 24 Agustus 2026 pagi. Insiden penyerangan tersebut mengakibatkan kaca depan bagian atas armada bus mengalami retak parah.
Guna mencegah bahaya yang berpotensi mengganggu pandangan pengemudi, kaca bus yang retak harus ditangani secara darurat menggunakan lakban sebelum melanjutkan perjalanan menuju Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta.
Koordinator AMPB, Teguh Istiyanto, mengonfirmasi insiden yang menimpa rombongan masyarakat sipil asal Jawa Tengah tersebut. Berdasarkan keterangannya, pelemparan dilakukan oleh dua orang tak dikenal dari atas Jembatan Penyeberangan Orang (JPO).
BACA JUGA: Tidak Hanya Kebakaran, Damkar Pati Catat 400 Aduan Nonkebakaran Hingga Juli 2026
BACA JUGA: Usung Tiga Agenda Besar, Gus Rozin Tawarkan Visi Poros Tengah di Muktamar ke-35 NU
"Tadi di KM 54–55 di atas JPO, bus kami dilempar batu bata besar sampai kacanya hancur dan batunya masuk ke dalam. Pelakunya ada dua orang memakai jaket hoodie," ujar Teguh dalam keterangannya.
Usai penyerangan tersebut, armada bus sempat berhenti sementara di kawasan Rest Area KM 52 Tol Jakarta-Cikampek. Pasukan rombongan menepi untuk membersihkan serpihan kaca yang berserakan serta memasang lakban secara mandiri pada bagian depan kendaraan agar kaca tidak rontok saat melaju di jalan tol.
Seluruh penumpang bus dilaporkan selamat tanpa mengalami luka serius. Saksi mata di lokasi kejadian, Supriyono "Botok", yang saat peristiwa duduk tepat di samping pengemudi, juga dilaporkan dalam kondisi aman.
Teguh menegaskan bahwa aksi penyerangan fisik maupun intimidasi di jalan raya tidak akan menyurutkan niat rombongan untuk menyampaikan aspirasi secara langsung ke Senayan. Rombongan bertekad tetap mengawal isu krusial di tingkat legislatif nasional.
BACA JUGA: Bendera Merah Putih 130 Meter Membentang di Puncak Argopuro Lasem Peringati HUT Ke-81 RI
BACA JUGA: Empat Bus Disiapkan, Masyarakat Pati Bersiap Ke Jakarta Tuntut Pengesahan RUU Perampasan Aset
"Apapun yang terjadi, kami tetap akan melanjutkan perjalanan sampai ke DPR RI. Kami tidak takut. Yang kami takutkan hanyalah jika RUU Perampasan Aset Koruptor dan hukuman mati bagi koruptor tidak disahkan oleh DPR," tegas Teguh.
Pihaknya turut mengimbau dan meminta pengawalan serta dukungan moral dari masyarakat di sepanjang rute yang dilintasi agar rombongan dapat tiba di lokasi tujuan dengan selamat.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:







