Peternak Pati Tercekik Harga Pakan, Pemerintah Temui Kementan Cari Jalan Keluar
Peternak unggas lokal Pati unjuk rasa atas mahalnya harga pakan--
PATI, diswayjateng.id - Peternak di Kabupaten Pati tercekik Harga pakan ternak unggas yang terus merangkak naik. Kondisi ini dikhawatirkan menggerus produksi telur, sehingga pemerintah berencana mengadu ke Kementerian Pertanian (Kementan) RI.
Pemkab setempat dijadwalkan bertemu dengan Kementan pada pekan depan, Agustus 2026. Pertemuan ini difokuskan mencari solusi, agar harga pakan unggas bisa ditekan dan tidak semakin membebani peternak.
Mahalnya harga pakan menjadi salah satu persoalan serius yang dihadapi peternak unggas di Pati. Sebab, biaya pakan menjadi komponen terbesar dalam harga pokok produksi telur.

Pemkab Pati dijadwalkan bertemu dengan Kementan pada akhir Agustus 2026.--
“Pekan depan kami rencanakan bersama teman-teman asosiasi untuk ke Kementerian Pertanian," ujar Risma Ardhi Chandra.
BACA JUGA:Kepergok Ambil Tas Perempuan Pingsan, Pemuda Gelandangan Asal Pati Jadi Sasaran Amuk Warga
BACA JUGA:Siap Cetak Jurnalis Muda, SMP Muhammadiyah 1 Adiwerna Gandeng Radar Tegal Luncurkan Mading Digital
Pertemuan dengan pihak Kementan, kata Chandra, untuk mencari solusi supaya pakan ini lebih murah dari sebelumnya. Karena pakan menjadi komponen tertinggi dalam harga pokok produksi telur.
Janji itu dikatakan Chandra usai audiensi dengan peternak unggas se-Kabupaten Pati di DPRD Pati.
Dalam pertemuan tersebut, pemerintah tidak akan berjalan sendiri. DPRD Pati dan sejumlah organisasi perangkat daerah terkait mendampingi perwakilan asosiasi peternak.
“Semua ini akan kami laksanakan dengan didampingi DPRD dan dinas terkait, termasuk teman-teman asosiasi peternak telur di Kabupaten Pati,” terang Chandra.
Sementara itu, Ketua Asosiasi Unggas se-Kabupaten Pati, Dwi Agus Siswanto menjelaskan, kenaikan harga pakan sudah dirasakan peternak selama dua bulan terakhir.
BACA JUGA:Digerebek Polisi Gegara Laporan Warga, Arena Sabung Ayam di Pagerbarang Tegal Tinggal Asap!
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:














