Peduli Anak, Polres Purworejo Telusuri Penderita CTEV hingga Pelosok Desa

Peduli Anak, Polres Purworejo Telusuri Penderita CTEV hingga Pelosok Desa

Polres Purworejo mengerahkan Bhabinkamtibmas untuk membantu menemukan anak penderita CTEV agar segera mendapat penanganan medis.-diswayjateng/Muharom Adi Yuliarta-

PURWOREJO, diswayjateng.id — Polres Purworejo menggandeng berbagai pihak untuk mempercepat penanganan anak-anak yang mengalami kelainan kaki bawaan lahir atau Congenital Talipes Equinovarus (CTEV). Upaya tersebut dilakukan melalui Sosialisasi "Kabupaten Purworejo Peduli CTEV" yang digelar di Auditorium Tribrata Polres Purworejo, Rabu (19/8/2026) sore.

Kegiatan tersebut dipimpin Kapolres Purworejo AKBP Windy Syafutra yang diwakili Wakapolres Purworejo Kompol Nana Edi Sugito. Hadir dalam kegiatan itu sejumlah pejabat utama Polres Purworejo, Kasidokes beserta anggota, Kasat Binmas, KBO Satbinmas, Kanit Bhabinkamtibmas, serta seluruh Bhabinkamtibmas dari polsek jajaran.

Sementara dari unsur eksternal, kegiatan dihadiri Direktur RSUD dr. Tjitrowardojo, Direktur RS PKU Muhammadiyah Kutoarjo, Direktur RS Aisyiyah Purworejo, serta Koordinator Bidan Puskesmas se-Kabupaten Purworejo.

Dalam arahannya, Kompol Nana Edi Sugito meminta seluruh Bhabinkamtibmas berperan aktif mencari dan menemukan anak-anak yang mengalami CTEV di wilayah masing-masing.

BACA JUGA: Polres Kebumen Ungkap 4 Kasus Obat Keras Ilegal, 1.237 Pil Disita

BACA JUGA: Berawal dari Kos di Mangusari, Pengedar 2.370 Pil Yarindu Dibekuk Satresnarkoba Polres Salatiga

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut arahan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo agar anak yang lahir dengan kelainan kaki bawaan dapat segera terdeteksi dan memperoleh penanganan medis.

"Seluruh Bhabinkamtibmas di Purworejo menjadi ujung tombak dalam membantu menemukan anak-anak yang mengalami kelainan kaki bawaan lahir," tegas Kompol Nana Edi Sugito.

Bhabinkamtibmas dinilai memiliki posisi strategis karena jaringannya menjangkau masyarakat hingga tingkat RT, RW, dan dusun. Dengan jaringan tersebut, proses penelusuran anak penderita CTEV diharapkan dapat dilakukan secara lebih menyeluruh.

Pola penelusuran ini juga mengadopsi pengalaman Polda Jawa Tengah dalam program pencarian penderita tuberkulosis (TBC) yang sebelumnya telah dilakukan.

Program "Purworejo Peduli CTEV" tidak hanya mengandalkan kepolisian. Polres Purworejo membangun sinergi dengan Majelis Pembinaan Kesehatan Umum (MPKU) Muhammadiyah, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, serta berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.

BACA JUGA: Kapolres Tegal Pimpin Upacara Penurunan Bendera HUT Ke-81 Kemerdekaan RI

BACA JUGA: Ini Kata Kasat Samapta Polres Salatiga Soal Pemukulan di Perempatan Jetis : Bukan Prosedur Kepolisian

Kolaborasi tersebut mencakup sejumlah tahapan, mulai dari deteksi dini oleh Bhabinkamtibmas, edukasi kepada keluarga, pendampingan psikososial dan moril, hingga membantu menghubungkan pasien dengan fasilitas kesehatan yang memiliki layanan penanganan CTEV.

Melalui program tersebut, Polres Purworejo berharap anak-anak dengan kelainan kaki bawaan dapat memperoleh penanganan sedini mungkin.

Deteksi dan penanganan sejak awal diharapkan dapat mencegah kondisi berkembang menjadi kecacatan permanen sekaligus membuka peluang bagi anak-anak penderita CTEV untuk tumbuh dan beraktivitas secara optimal.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait