Berstatus Pelajar, Pengemudi Inova Mabuk saat Tabrak Lari di Salatiga

Berstatus Pelajar, Pengemudi Inova Mabuk saat Tabrak Lari di Salatiga

TABRAK LARI : Toyota Inova yang kabur dikejar petugas dan warga yang berupaya memberhentikannya usai tabrak lari, Minggu 16 Agustus 2026. Foto : Ist/ Erna Yunus Basri--

SALATIGA, diswayjateng.id - Kecelakaan lalu lintas tabrak lari yang diduga dilakukan pengemudi Toyota Inova Nopol AA-1214-JB dengan inisial SW warga Lodoyong, Ambarawa, Kabupaten Semarang ternyata masih berstatus pelajar.

Fakta lain terungkap, jika saat peristiwa tabrak lari di Jalan Fatmawati (dekat) GKJ Blotongan, Kelurahan Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, Sabtu 16 Agustus 2026 tengah malam itu, SW dalam pengaruh minuman keras (miras) alias mabuk. 

Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Hendry Sulistyanta D.S.,S.H.,M.M., saat dikonfirmasi Disway Jateng, membenarkan SW dalam kondisi mabok ketika tabrak lari terjadi. 

"Iya betul (mabuk). Namun, terduga pelaku (tabrak lari) telah kita mintai keterangan, dia tidak bermaksud lari namun menuju Satlantas takut diamuk warga," kata AKP Hendry Sulistyanta

BACA JUGA: Sosok AKBP Jonathan David Harianthono, Mantan Kapolres Mempawah Kini Pimpin Polres Salatiga

BACA JUGA: Dua Pengendar Narkotika Lintas Kota Ditangkap Satnarkoba Polres Salatiga, BB 54,13 Gram Shabu Diamankan

Korban sendiri, adalah pengendara sepeda motor Honda Vario dengan Nopol H-5143-UK bernama Fitriyani warga  Tegalombo-Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga mengalami luka ringan. 

AKP Hendry menerangkan, jika korban dan terduga pelaku tabrak lari telah dipertemukan dan terjadi kesepakatan damai. Pengemudi Toyota Inova mau bertanggungjawab atas luka dan kerusakan motor Honda Vario milik Fitriyani. "Namun, terduga pelaku tetap kita tilang karena mengemudi dalam terpengaruh miras," tandasnya.

Kronologi Kejadian Menurut Saksi

Sementara, kronologi kejadian kecelakaan menurut saksi mata Asep warga Jatibarang Baru, Kabupaten Indramayu semula kendaraan Toyota Inova dan sepeda motor Honda Vario sama sama melaju dari arah Kauman menuju ke arah Blotongan, Kota Salatiga. 

BACA JUGA: Nekat Digunakan untuk Takbir Keliling, 6 Truk Sound Horek Ditertiban Polres Salatiga

BACA JUGA: Pengedar Yarindu Menikahi Pujaan Hatinya di Kantor Satresnarkoba Polres Salatiga

"Saat itu, menurut saksi posisi kendaraan Toyota Inova di belakang sepeda motor Honda Vario. Sesampainya di TKP diduga karena Toyota Inova kurang/tidak menjaga jarak aman sehingga membentur body belakang Honda Vario," terangnya. 

Pengemudi Toyota Inova sempat kabur hingga ke arah kota. Namun, saat mengetahui pengedara sepeda motor Honda Vario terjatuh, pengemudi Toyota Inova tidak berhenti justru menambah kecepatannya.

Aksi kejar-kejaran pun terjadi. Mobil tersebut diduga meninggalkan lokasi kejadian hingga dikejar sejumlah pengendara lainnya sambil berteriak. 

Kapolsek Sidorejo AKP Sarwoko, S.H. membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, mobil Innova diamankan setelah sempat dikejar mobil Patroli yang ia kendarai dan pengendara lain hingga kawasan Jetis.

BACA JUGA: Korban BLN Laporkan Kapolres Salatiga, Penyidik Ditreskrimsus hingga Kapolda Jateng ke Propam Hingga Irwasda

BACA JUGA: Mengejutkan! 19 Butir Peluru Tajam Diduga Ditemukan di Rumah Bos BLN Nicho, Ini Kata Kapolres Salatiga

"Pelarian mobil akhirnya terhenti setelah kendaraan terkena lampu merah. Petugas langsung mengamankan pengemudi dan membawanya ke Satlantas Polres Salatiga untuk menjalani pemeriksaan," terang Kapolsek Sidorejo AKP Sarwoko, S.H. 

Patroli Polisi yang melintas dan mendapatkan informasi warga, sempat mengejar Toyota Inova dan pengemudi dapat diamankan ke Mako Satlantas Polres Salatiga. 

Polres Salatiga mengimbau agar masyarakat mematuhi ketentuan berlalu lintas serta menjaga jarak aman saat berkendara. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait